GP: Dua Kemenangan Yamaha Karena Kecerobohan Rider Honda Siapa Yang Kudu Ngaca? | Bonsaibiker

GP: Dua Kemenangan Yamaha Karena Kecerobohan Rider Honda Siapa Yang Kudu Ngaca?

Kejadian di luar dugaan memang mewarnai motoGP belakangan ini, terutama di San Marino dan Aragon. Yup, di San Marino Rossi menang dan salah satu penyebabnya adalah Marquez jatu, anda Marquez tidak jatuh belum tentu Rossi menang, dan belum entu pula Rossi kalah ya setidaknya jatuhnya Marquez memuluskan Rossi untuk menang. Sementara di Aragon, Lorenzo menang jelas karena Marquez dan Pedrosa ndlosor terlalu ngotot pake ban kering padahal lintasan basah oleh hujan. Misalnya Marquez dan Pedrosa cepat ganti ban, nisaya hasil akan lain.

Jurus Kuda Terbang Lorenzo

Jurus Kuda Terbang Lorenzo

Ya, dua kemenangan Yamaha yang terjadi di dalamnya ada andil akibat kesalahan Rider Honda lantas siapa harus ngaca? Yamaha yang kudu cepat-cepat memperbaiki performa atau justru rider Honda yang kudu mempertebal mentalitas? Pertama monggo tengok Mbah Wek yang satu ini pasti agan sekalian tahu, lalu apa kata dia, ngutip dari MotoGP Lover’s

Mbah Wek

Mbah Wek

Pernat suka Marquez yang dulu ..

” Saya berpikir bahwa Marquez menderita megalomania , yang benar-benar salah. Dalam dua Grand Prix terakhir Ia telah melakukan hal-hal layak kesalahan pemula.”

” Di Misano jatuh saat mengejar Valentino dan Aragon … berpikir bahwa batas tidak ada baginya. Seseorang perlu untuk mengingatkan kepadanya bahwa ia juga adalah MANUSIA. Saya suka yang di setengah mus pertama Marquez, bukan yang ini. “

Lalu sebuah opini dari FB masih dari MotoGP lover:

” gw rasa duo repsol telah dibodohi oleh lorenzo. sebenarnya lorenzo bisa aja ikutan fight dgn marc & dani karna mereka bertiga punya kecepatan yg sama. tapi disini otak+feeling berperan. buktinya gw perhatikan lorenzo slalu berhati-hati di turn 1 & di sektor dimana lorenzo merasa motornya udah slip. maka itu lorenzo mencoba mendekati marc & dani sambil mengambil keputusan sebaiknya dia ikut fight atau tetap cukup menjaga jarak aja. akhirnya lorenzo mengambil keputusan utk stay di posisi ke-3 lagian saat itu posisi ke-3 sangat menguntungkan bagi lorenzo sebab duo repsol bakal buta.
ini yg disebut seni dlm balap karna bukan hanya agresif semata. bagi yg bilang lorenzo menang semata karna beruntung aja berarti org itu gak paham.yg dinamakan hanya beruntung semata itu kalo kita mendapatkan sesuatu tapi kita gak melakukan usaha sedikitpun.”

Jadi siapa musti ngaca? Yamaha kalau gak segera memperbaiki perform jelas nunggu kesalahan terjadi pada rider Honda, lalu honda haau tidak cepat bangkit ya bisa gubrak terus, tercatat bebeapa kali belakangan Mrc mulai goyah. Nah monggo bijimana menurut agan sekalian?

Advertisements
%d bloggers like this: