Gaya Hidup Begal Pd Aren Yang Dibakar Dikupas Tuntas Di Kaskus | Bonsaibiker

Gaya Hidup Begal Pd Aren Yang Dibakar Dikupas Tuntas Di Kaskus

Plaku Begal Pondok Aren

Pelaku Begal Pondok Aren

Agak sulit memulai tulisan ini. Satu sisi ini prifasi orang, bawasanya pelaku pembegalan di Pondok Aren yang secara tragis dibakar hidup-hidup ini sudah meninggal, sudah semestinya walupun seorang begal, seburuk apapun itu pastilah manusi ada sisi baiknya, ya kita doakan, semoga keselahannya ada yang diampuni, kerna hukuman dunia telah dia terima. Di sisi lain, kehidupan metropolis yang penuh glamor, tak pandang faktor ekonomi mapan atau pas-pasan, kalau memang hobinya glamor ya tetep saja merusak. Ini tentunya tanpa menguraing rasa hormat kepada almarhum dan keluarga, bawasanya sisi buruk ini ada kalanya diungkap untuk menjadi pembelajaran bagi kita semua, utamanya orang tua dalam mendidik anak-anaknya.

Ya, sebuah potret kehidupan real di negeri ini dimana hidup di kota metropolis macem Jakarta, dibawah bayang-bayang kehidupan bebas layaknya negara-negara barat yang mudah di ekspos di media. Seorang anak muda yang lahir dari keluarga broken home, lalu tumbuh liar di jalan bersama kelompok pemuda lain yang boleh jadi mengalami nasib yang tak jauh beda.

Pastinya namanya anak muda, pasti kebebasan yang diidamkan, mulai dari kebebasan hidup berkelompok, kebebasan berekspresi, kebebasan bergaul, hingga kebebasan menggunakan alkohol sampai oplosan, kebebasan seksual, hingga pada akhirnya kebebasan kebebasan melanggar hak orang lain yang mengarah pada perbuatan kriminal. Ya rreal aja untuk beli sebotol bir, musti butuh uang. Tatkala  pekerjaan tidak menjanjikan segepok uang karena minimnya skill dan pendidikan, maka mbegal adala pilihan favorit, meski nyawa dan neraka taruhannya.

Dalam kasus ini gaya hidup pelaku dikupas tuntas di Kaskus pada link INI. Mulai dari kebiasaan, pola hidup, teman-temannya, dan sebagainya ditampilkan banyak foto dengan detil. Ya James Bons tidak mempunyai kapasitas yang cukup untuk mengomentari postingan di kaskus tersebut, hanya saja itu layak kita renungkan bersama sebagai pembelajaran buat kita semua.

 

Advertisements
%d bloggers like this: