Renungan Malam : Riya’ Dan Sosialisasi, Beti Alias Beda Tipis | Bonsaibiker

Renungan Malam : Riya’ Dan Sosialisasi, Beti Alias Beda Tipis

Motor Tua Bangka

Motor Tua Bangka

Hanya renungan mbah!

Setelah tak rasa-rasa satu hal diantaranya yang paling berat untuk ditinggalkan adalah sifat riya’. Dikit-dikit pamer, dikit-dikit posting, punya motor butut posting, punya mobil tua bangka posting, bahkan kadang motor pinjeman pun dipake selfie dan posting. Ya memang sih maksudnya sekedar sosialisasi tapi tak jarang raya riya’ ikut pula mewarnai, rasa bangga ikut menggerogoti, padahal apa yang bisa dibanggakan, wong semua itu hanya titipan. Sudah diempet-empet kadang kelur juga si riya’ ini. Kapan yo jadi orang tawadlu’!?

Padahal Gusti Allah juga sudah dengan tegas ngingetin dalam QS al-Ma’un :
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ (4) الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ (5) الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ (6)
Celakalah orarng-orang shalat (4) Yang Shalatnya di ulur-ulur (5) Yang mereka itu suka pamer (6)
Beuh, gara gara sering pesbukan nih jadi lupa Qur’an, keseringan liat gambar-gambar seksi nih jadi lupa al-Ma’un.

Namun begitu aku gak mau nyalahi Setan yang telah menggoda dengan kuatnya, ya memang dia tugasnya nggoda, salahku sendiri aku tergoda. Sesekali nurutin apa kata setan dalam QS Ibrahim ayat 22:
فَلاَ تَلُومُونِي وَلُومُواْ أَنفُسَكُم مَّا أَنَاْ بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنتُمْ بِمُصْرِخِيَّ
“Jangan kamu menyalahkan saya (karena aku menggoda) tapi salahkan dirimu sendiri (kenapa kamu tergoda), Saya tak bertanggungjawab atas (kelakuan)mu dan kamu juga tidak perlu bertanggungjawab atas (kelakuan) ku.”

Setan memang pinter, dulu mereka harus menampakkan diri untuk menggoda manusia. Kini manusia malah gak takut setan. Setan menampakkan diri malah direkam vidio dan dbully rame-rame di FB. Yah, malu deh setan. Ya karena itu kini mereka canggih nggak perlu harus menampakkan diri, setan cukup mentraining sohib-sohib kita yang mudah tergoda untuk melaksanakan agenda mereka.

Advertisements
%d bloggers like this: