Mau Mbegal Motor TNI Malah Tewas dan Bonyok, Begal Apes

Mau Mbegal Motor TNI Malah Tewas dan Bonyok
Mau Mbegal Motor TNI Malah Tewas dan Bonyok

Mau Mbegal Motor TNI Malah Tewas dan Bonyok, Begal Apes. Aseli Apes gan, wong mau mbegal malah korbannya adalah anggota TNI, waaa remuk dah. Seperti diberitakan tribun, bahwa Nanang (20) alias Panjul warga Desa Ringinjajar, Kecamatan Mranggen, Demak tewas. Sementara Deni (20) Warga Karangroto, Kecamatan Genuk, Semarang babak belur dan berhasil ditangkap aparat kepolisian di kawasan Citarum, Semarang. Keduanya mau merampas motor anggota TNI, dan kemudian kalangkabut di tangan anggota TNI ini.

Kronologisnya adalah saati tu kedua begal ini hendak membegal pemotor pada Senin (04/07/2016) sekitar pukul 23.30 WIB. Apes ternyata korbannya adalah anggota TNI. Ya, namanya saja TNI, yang siap mati, apalagi hanya melawan begal ceking 2 orang, habis dah. Dialah anggota Intel Korem 073 Makutarama Salatiga, Sersan Satu Mashudi (47), warga Kecamatan Mranggen, Demak yang menjadi korban ketika itu. Sertu Mashudi dihadang 2 begal apes ini di sekitar lapangan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen,Demak usai pulang kerja.

Ia naik Honda Beat merah putih bernopol H 3214 AHE. Ketika itu dipepet kedua pelaku yang boncengan bawa Satria F biru bernopol H 1519 AD. Saat dua begal beraksi hendak merampas motornya, Sertu Mashudi langsung menghajar satu per satu begal ini. Setelah jatuh kelimpungan keduanya lari terbirit-birit kabur mengendarai sepeda motornya. Kemudian diteriaki Jambret.

Antara sempoyongan dan panik kedua begal tak dapat mengendalikan motornya, kemudian nabrak pagar tembok Mts Rohmaniyah Menur, Mranggen. Nanang kabur ke area persawahan di Desa Menur lalu ditangkap warga dan bonyok serta kritis di tangan warga. Nanang akhirnya tewas di perjalanan menuju rumah sakit. Adapun Deni kabur ke arah Semarang. Kemudian berhasil diringkus Sertu Mashudi bersama anggota Polsek Mranggen saat itu juga di wilayah Citarum, Semarang. Bonyok dah!

Ya, namanya kejahatan tak selamanya mulus, sering bahkan sangat sering menemui batunya. Kadang ketahuan warga, kadang kepergok petugas, dan kadang pula korbannya adalah petugas. Yawis ruwed, bonyok, kadang ya mati. Mending cari yang halal-halal aja gan.

11 Comments

  1. Apes???
    Begal gak pantes dibilang apes,sudah sepantasnya orang2 seperti mereka itu dibunuh,bantai sampai habis,kalau ndak dibabat bakal banyak korban bertambah terus,kalau begal tega dan sampai hati bunuh korbannya,berarti mereka halal untuk dibunuh juga.

  2. Kalo pny tetangga begal trs mampus ya gausah dtng ikut tahlilan bro..biar makin sengsara disiksa kubur..

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan