Polisi Tembak Mati Komplotan Jambret Penumpang Ojol Di Jakpus

penumpang ojol dijambret
penumpang ojol dijambret
Polisi Tembak Mati by Bonsibiker.com – Mas bro sekalian, Polisi Tembak Mati Komplotan Jambret Penumpang Ojol Di Jakpus ni gan. Ternyata penjambret yang mengakibatkan penumpang ojol itu tewas ditempat pada minggu lalu tersebut tidak sendirian gan. Ia bersama temannya sudah merencanakan menjambret dengan berrbagi tugas. Temannya yang bertugas menghalangi jalan agar ojol memperlambat jalan kendaraan, dan ia sendiri yang bertugas mengambil barang untuk dijambret. Dan ternyata temannya tersebut telah ditembak mati petugas.

Yup gan, seperti yang dilansir dalam detikNews bahwa Sandi Haryanto (27) si penjambret tidak beraksi sendiri saat memjambret penumpang ojek online, Warsilah, di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dia dibantu oleh kawannya, Udin (20), yang telah ditangkap dan ditembak mati oleh polisi.

Nico Afinta Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes menjelaskan bahwa penangkapan Udin diketahui berdasarkan rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi. Dalam video, Udin tampak berhenti sejenak dan melirik ke arah penumpang ojol saat terjatuh dari motor. Pelaku Udin dalam melakukan aksinya bersama-sama dengan pelaku Sandi yang saat ini ditahan di Polres Metro Jakpus.

Berita terkait
Nico menjelaskan Udin saat itu berperan untuk menghalau kendaraan yang ditumpangi Warsilah agar melaju tak terlalu kencang. Saat situasi memungkinkan, Sandi kemudian menjambret Warsilah dan menyebabkan penumpang ojol itu meninggal dunia.
Udin yang merupakan seorang pengangguran itu kemudian ditangkap oleh Polres Jakarta Timur di Jalan Pemuda, Rawamangun, pada Rabu (12/7) kemarin. Udin bersama kawannya diketahui pernah melakukan aksi penjambretan di beberapa lokasi.

Jadi polisi membawa Udin untuk mencari salah seorang kawannya, Roji, yang saat ini masih diincar oleh polisi. Namun saat di perjalanan, Udin malah berusaha melarikan diri dan melawan petugas gan. Pelaku dilakukan tindakan tegas dan terukur agar tidak lari maupun melakukan perlawanan. Udin langsung dilarikan ke rumah sakit akan tetapi meninggal dunia sebelum tiba. Udin juga diketahui pernah dihukum 12 bulan penjara dalam kasus serupa. Dia saat ini telah keluar dari tahanan dengan status bebas bersyararat dari Lapas Cipinang.

Ternyata saat melancarkan aksinya, Udin dibantu oleh Sandi dan Roji. Ketiganya kerap kali berbagi peran dan selalu berganti-ganti. Mereka ternyata pernah melakukan aksi penjambretan juga gan di beberapa lokasi di Jakarta. Antara lain:

1. Jalan Perintis kemerdekaan Pulo Gadung Jakarta Timur sebanyak 3 kali. (Pada awal bulan Juni dengan barang bukti 3 HP merk Samsung dan Oppo).

2. Jalan Pemuda Pulo Gadung Jakarta Timur1 kali (pertengahan bulan Juni hasilnya HP).

3. Jalan D.I Panjiatan bypass Prumpung Penas Jaktim 1 kali (akhir bulan Juni hasilnya tas berisi uang dan handphone, tas dibuang di Kali Kelapa Gading Jakut).

4. Jalan A Yani Gudang Garam
sebanyak 2 kali (awal bulan Juni dengan hasil handphone).

5. Rawasari 2 kali (Awal Juni hasil handphone).

6. Depan ITC Cempaka Mas, 1 kali (hasilnya HP akhir bulan Juni).

2 Comments

  1. wah bagus kali ini… top dah klo beneran begitu. laen x begitu pak polisi, terutama begal. langsung tembak mati aja.

    eniwei, ini jd perhatian juga kalau ekonomi kita sedang turun. demi perut orang akan berbuat apapun.

    hati2 dijalan

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.