Tantang Nyalimu, Seberapa Dekat Jarak dengan Tuhan, Ngeri!

Mmm mongoo bikin kata-kata sendiri!

Motor vs Kereta
Motor vs Kereta

EH siji maning gan!

 

Mobil vs Kereta
Mobil vs Kereta

From Cak Poer’s Status.

38 komentar pada “Tantang Nyalimu, Seberapa Dekat Jarak dengan Tuhan, Ngeri!

  • 9 September 2013 pada 20:36
    Permalink

    Race to hell

    Balas
  • 9 September 2013 pada 20:49
    Permalink

    Little bit open… George !!
    Buka sithik….Jozzz !!

    Balas
    • 9 September 2013 pada 22:01
      Permalink

      ada om…
      itu deket stasiun,palangnya gk kejepret,,
      palang klo deket stasiun jarak pst jauh dr rel

      Balas
  • 9 September 2013 pada 22:44
    Permalink

    nyidam terbelo/peti mati.

    Balas
  • 9 September 2013 pada 23:01
    Permalink

    hajar

    Balas
  • 9 September 2013 pada 23:19
    Permalink

    pelajaran fisika sama matematika mesti ketiduran….

    Balas
    • 10 September 2013 pada 08:26
      Permalink

      justru perhitungannya mateng. bisa ngepas 😀

      Balas
  • 10 September 2013 pada 01:03
    Permalink

    Mantab, pingin jadi kebab mereka .

    Balas
  • 10 September 2013 pada 03:32
    Permalink

    Deket rumah mah biasa ini…karena lintasan deket stasiun keretanya suka disuruh brenti dulu sebelum dapet sinyal boleh masuk sama stasiunnya….

    Balas
  • 10 September 2013 pada 06:09
    Permalink

    Gambar sing nduwur keretanya mundur masuk stasiun mbah. Aku yo wani. Mbah Bon tak gonceng piye jal ?

    Balas
  • 10 September 2013 pada 06:34
    Permalink

    Mbah, ini analisa ngawuriyah saya. Kenapa banyak kendaraan khususnya mobil yg mogok saat melintasi rel KA bersamaan dg KA mau lewat. Gesekan antara roda KA dg rel menimbulkan medan magnet, semakin panjang gerbong berarti semakin banyak roda shg semakin besar pula medan magnet yg ditimbulkannya, ketika ada mobil yg melintas pas di tengah2 rel, akan mempengaruhi kelistrikan mobil, akibatnya mogok (posisinya sepanjang yg saya tahu selalu persis ditengah2 rel). Akibatnya tahu sendiri. CMIIW…

    Balas
    • 10 September 2013 pada 08:29
      Permalink

      biasanya kalo lewat rel itu driver suka ngurangi gas sambil lepas kopling. kalo lepas gasnya mendadak dan RPM terlalu rendah bisa saja mesin mati (langsamnya kurang pas, ini biasa terjadi di mobil lawas yg karbu).
      banyak kok mobil yg habis ngebut terus injak kopling mesinnya malah mati.
      itu analisa saya yg saya sadur dari beberapa tulisan 😀

      Balas
  • 10 September 2013 pada 07:17
    Permalink

    jalur gaza iki 😀

    Balas
  • 10 September 2013 pada 10:53
    Permalink

    premiun ready tantang nyali mu

    Balas
  • 10 September 2013 pada 13:10
    Permalink

    inilah yang paling bahaya, rata2 orng main tembus rel gak tau resiko mesin mati mendadak karna gesekan antara rel dan roda kereta api yg membawa medan magnet dapat mematikan sistem kelistrikan di kendaraan.

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: