Live Report Launch CBR 150: Aselinya Garang, Speed Lebih Jozz dari CBSF

Mas bro sekalian bertempat di hotel Media Jakarta dan di PRJ hari ini CBR 150 rakitan Indonesia resmi diluncurkan. Yup motor mengusung mesin DOHC 150 cc ini memang mengusung banyak sekali pembaharuan dari pendahulunya baik CBSF maupun CBR 150 lokal. Dengan beberapa poin ini Honda pd bisa bersaing dengan kompatitor.

CBR 150 R 1
CBR 150 R 1

Yup, untuk speed, honda mengupgrade rasio gigi belakang dari 43 ke 46 sehingga top speed terasa lebih tinggi. Sementara itu settingan ecu tentu saja berbeda dengan CBSF, hal ini untuk mendukung permintaan gear belakang yang gede dan ban yang gambot pula.

Untuk konsumsi BBM, di lapangan dengan berbagai kondisi motor ini sanggup melahap 35,2 kpl. Jozz tenan gan.

Urusan model, memang saat spy shot terlihaat culun, tapi begitu dipoto sendiri wew jozz gan, mangstabf. Apalagi melihat langsung, mm jadi tangan gatel pingin bawa kabur, wakakakakka.

CBR 150 R 2
CBR 150 R 2

Nah satu hal yang menarik untuk dsimak bahwa motor ini bedanya dengan rangka CB 150 yakni ada phillion yang bila rusak bisa diganti part tersebut saja, tak perlu ganti seluruhnya.

Sementara itu menurut IBU isti General Manager HC 3 motor ini kandungan loklanya mencapai 94,6%, jozz gan, tebus antara 28,8-30 jeti!

25 thoughts on “Live Report Launch CBR 150: Aselinya Garang, Speed Lebih Jozz dari CBSF

  • 7 September 2014 pada 17:57
    Permalink

    wooohhh mbah bons elok tenan

    Sent from my android device.

    Balas
  • 7 September 2014 pada 18:00
    Permalink

    tambah guantenk.. 🙂

    Balas
  • 7 September 2014 pada 18:02
    Permalink

    Wis ingin langsung bawa kabur aja.

    Balas
  • 7 September 2014 pada 18:06
    Permalink

    maaf lowh mbah bons, bukane nek rasio gear belakang digedein ki malah ngurangi top speed n nambah aksel ya? CMIIW :mrgreen:

    Balas
  • 7 September 2014 pada 18:07
    Permalink

    wkwk
    bukanya rasio gir belakang gede top speed bakal anjlok drastis pak dhe ..bukan itu poinnya

    lagian konsumsi bbm metode irit2 an kalau aslinya real di jalan metode normal lebih boros bisa 20 an km/liter

    Balas
    • 7 September 2014 pada 18:24
      Permalink

      perasaan bukan metode irit2an deh… tapi metode RCE40(CMIIW)…
      metode yang sebenernya buat ngukur kadar emisi yang dilakukan di berbagai medan dan berbagai pintiran gas, tapi dapat ketahuan konsumsi BBMnya juga…

      Balas
  • 7 September 2014 pada 18:20
    Permalink

    anti plat nomor jidat 😀

    Balas
  • 7 September 2014 pada 19:05
    Permalink

    kalau gear belakang tambah mata jadi topspeed turun mbah beda kalau gear depan tambah mata tambah topspeed

    Balas
  • 7 September 2014 pada 19:14
    Permalink

    gear belakang cbr150r fi 43mata cbr150r karbu 44mata cbr150r lokal 46mata makin lemot topspeednya ngoahahaha

    Balas
      • 8 September 2014 pada 02:22
        Permalink

        Kebalik nih, kalo gear belakang jumlah matanya naik (diameter jadi lebih besar) otomatis tarikan lebih enteng dibanding gear yang lebih dikit jumlah matanya, tapi kecepatan jadi turun untuk rpm yang sama. Contoh paling gampang bisa dirasakan klo kita genjot sepeda gunung

        Balas
  • 7 September 2014 pada 19:26
    Permalink

    Nggak ada poto yg merah om bons?

    Balas
  • 7 September 2014 pada 22:32
    Permalink

    Iki mongstor oppo mbah?! Kok koyo honda yo?! 😀 josss lah!

    Balas
  • 8 September 2014 pada 08:45
    Permalink

    43 ke 46… harusnya tarikan lebih ringan tp top speed berkurang…

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: