pembatasan motor
pembatasan motor

Setelah Jakarta membatasi motor melewati jalan protokol di Jakarta, kini Pembatasan Motor Bakal Melebar ke Bekasi September Ini! Inilah yang kini diusulkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), yakni adanya pembatasan penggunaan sepeda motor di delapan jalan di Jabodetabek secara bersamaan, salah satunya Kota Bekasi. Lhadalla! Simak nih gan 8 area ini:

  1.  Jalan Jenderal Sudirman,
  2. Jalan Rasuna Said  (DKI Jakarta),
  3. Jalan Jenderal Sudirman (Tengerang),
  4. Jalan H Juanda, Jalan Raya Serpong (Tangerang Selatan),
  5. Jalan Jenderal Ahmad Yani (Bekasi),
  6. Jalan Raya Margonda (Depok)
  7. Jalan Padjajaran (Bogor).

Berikut ini statmen Bambang, selaku ketua BPTJ, seperti dikutip dari portal infobekasi.co.id:

“Kami minta semua Dishub dapat mempersiapkan diri di Bulan September nanti. Karena aneh di Jakarta ada kebijakan ini, di daerah nggak ada. Kami akan undang lagi buat FGD (focus group discussion) semua daerah. Kami akan sosialisasikan juga kepada Kepala Daerah setempat.”

Namun begitu, belum semua pejabat daerah sepakat gan, ngutip dari motrplus, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan mislanya, ia menyatakan kurang sepakat dengan aturan ujicoba tersebut. Jalan Ahmad Yani di Bekasi ini tak sepenuhnya bisa disamakan dengan Jalan-jalan di daerah Jakarta yang telah lebih dulu memberlakukan aturan tersebut.

Masih menurut sumber ini BPTJ memang pernah mengungkap ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan dalam pembebasan tersebut yang berupa kemacetan, kriminalitas, dan penggunaan sarana angkutan umum. Tapi aspek tersebut bagi pak Johan Budi ini tidak sepenuhnya tepat bagi Kota Bekasi. Lebih lanjut menurutnya jalan Ahmad Yani ini panjangnya hanya 1,8 Kilometer, ia mempertanyakan kesiapan pemkot untuk menyiapkan lahan parkir.

Nah untuk di Jakarta aja masih banyak penentangan, bagaimana kalau merembet ke Jabodetabek? Bagaimana menurut agan sekalian?”