Siswa Pembully Guru Di SMK Kaliwungu Disidang Pihak Sekolah dan Bupati

Siswa Pembully Guru Di SMK Kaliwungu by bonsaibiker.com – Ini merupakan update informasi terkait siswa yang melakukan perskusi terhadap guru yang terjadi di SMK NU 3 di Kaliwungu Jawa Tengah. Yup, bahwa dalam artikel lalu disampaikan terlah terjadi candaan yang menyerupai persekusi atau bullyan yang berlangsung pada hari Kamis, 08-11-2018 lalu. Yaitu tepatnya pada jam belajar ke 4 smpai jam belajar ke 8 atau pukul 09.15 sampai dengan pukul  13.20. Guru di kelas seakan dikeroyokoleh paramurid-muridnya. Kejadian viral setelah salah seorang siswa merekam kejadian ini, lalu kemudian ada mengupload kedunia maya. Nah belakangan Siswa Pembully Guru Di SMK Kaliwungu Disidang Pihak Sekolah bersama Bupati.

Siswa Pembully Guru Di SMK Kaliwungu Disidang Pihak Sekolah
Siswa Pembully Guru Di SMK Kaliwungu Disidang Pihak Sekolah
ktm indonesia

Baca dua artikel sebelumnya terkait bullyan siswa pada guru di Kaliwungu ini :

Heboh Murid Persekusi Guru di Kelas, Serius Apa Candaan?

Beredar Surat Klarifikasi Atas Candaan Persekusi Siswa pada Guru di SMK Kaliwungu

Jadi kabar terkini menyebutkan, setelah kejadian ini viral di dunia maya, dibicarakan via sosmed, blog, hingga media mainstrim, maka sampai pulaberita ini ke Bupati Kaliwungu.Dan kini kabarnya Bupati Kaliwungu ini menyidang parasiswa ini di depan kepala sekolah dan orang tua murid.

Yup sidaknya bupati Kaliwungu dalam menyidang para siswa ini banyak juga dishare di dunia maya khususnya via FB. Sumbernya dari ink IG di bawah ini mas bro :

(https://www.instagram.com/dr.mirnaannisa/?fbclid=IwAR1YmC1qVpBXYZmmewMvQkMLlTmY9fLYLt1RtcgdKLurOpTiQS0BAMBDjnE)

Yaitu dari dr.Mirna Annisa, M.Si yang menyatakan sebagai Official account Bupati Kab. Kendal. Jadi pihak bupati juga memposisikan sekolah juga sebagai tersidang atau sebagai partner dalam sidang ini, James Bons belrum tahu persis masbro.

Yang jelas usai berita ini menjadi viral setelah diposting ke sosmed, kemudian pihak sekolah juga selanjutnya menyampaiakn klarifikasi dalam beberapa point sebagai berikut :

  1. Kejadian adalah pada hari Kamis, 8 November 2018, Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas X TKR mulai jam 4-8, pukul 09:15-13:20 adalah Gambar Teknik otomotif yang diampu oleh bapak Joko Susilo SPd
  2. Jam 13:00 jelang usai jam pelajaran tersebut, anak-anak ramai bercanda, ada yang saling melempar kertas, dan salah satu kertas tersebut ada yang mengenai Pak Joko.
  3. Pak Joko inilantas meminta anak-anak untuk mengaku siapa pelemparnya, namun gak yang mengaku. Bahkan justru beberapa anak maju ke depan kelas untuk bercanda guyonan, dengan harapan agar Pak Joko tidak marah.
    Dalam surat kalrifikasi ini diberi catatan bahwa Pak Joko ini merupakan guru yang suka bercandadengan anak-anak pada saat pembelajaran. Makanya saat ada tindakan reaktif oleh Pak Joko dengan melakukan gerakan seperti orang yang akan berkelahi,maka anak-anak semakin mendekati Pak Joko sambil tertawa-tawa menyentuh bagian tubuh Pak Joko. Inilah nampak seolah-olah terjadi tindakan pemukulan dan pengeroyokan atau bullying ataupun persekusi terhadap guru.
  4. IInsiden ini ternyata ada salah satu siswa yang merekam kemudian dimasukkan dalam story WA. Menurut sang anak, status itu hanya berlangsung selama satu menit setelah itu dihapus. Dari sinilah video tersebut menyebar.
  5. Sekolah menegaskan bahwa pada Kamis, 8 November tidak ada pemukulan atau pengeroyokan siswa terhadap guru.
  6. Pihak sekolah sadar guyonan tersebut melampui batas wajar, dan oleh pihak sekolah sudah melakukan penanganan terhadap semua anak yang terlibat dalam video tersebut pada hari Sabtu, 10 November dan akan ditindaklanjuti dengan pemanggilan kepada orangtua pada hari Senin, 12 November 2018.

Nah, sekarang kasus ini telah samapai pada bupati kaliwungu.

1 Comment

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.