Rombongan Pengantar Jenazah Pengeroyok Polisi Ditangkap di Gowa

Rombongan Pengantar Jenazah Pengeroyok Polisi Ditangkap

Bonsaibiker.com – mas bro masih berita dari Sulawesi Selatan. Yaitu terkit insiden pengeroyokan polantas oleh rombongan pengantar Jenazah. Yup mas bro, berita terbaru menyatakan bahwa Rombongan Pengantar Jenazah Pengeroyok Polisi Ditangkap di Gowa. Usai ditangkap polisi langsung menetapkan 3 pelaku pengeroyokan terhadap Bripka Ibrahim yang merupakan anggota Satlantas Polres Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), sebagai tersangka. Kini polisi mengejar 5 pelaku lain yang disinyalir ikut menganiaya polantas ini.

Rombongan Pengantar Jenazah Pengeroyok Polisi Ditangkap di Gowa
Rombongan Pengantar Jenazah Pengeroyok Polisi Ditangkap di Gowa

Mas bro, identitas 3 pelaku tersebut adalah, M Ikram, Nasrul dan Edi. Ketiganya adalah bagian dari rombongan pengantar jenazah yang melakukan pengeroyokan terhadap korban. Menurut pengakuannya, para pelaku ini merasa kesal lantara Bripka Ibrahim menahan rombongan pengantar jenazah lantaran oleh polisi dinilai menyebabka kemacetan lalu lintas.

Artikel sebelumnya :

Polisi Dikeroyok Pengantar Jenazah di Gowa Lantaran Mindahin Jalur

Menurut Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, memang insiden seperti ini biasa terjadi di wilayhnya. Jadi para pengantar Jeanzah yang berada dalam rombongan seperti inisering merasa seperti raja jalanan. Maka dari itulah mereka kerap bersikap arogan. Rombongan ini konon tak segan-segan melawan petugas. Masih menurut pak polisi ini aksi seperti ini telah menjadi budaya.

Ambulan Pembawa Pengantar Diizinkan Lawan Arah, Pengantarnya Disuruh Ke Jalurnya

Mas bro, masih dari keterangan Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga ngutip dari Inews, diketahui bahwa saat itu korban hanya menahan iring-iringan pengantar jenazah untuk tidakmelintas di jalur berlawanan arah. Hal itu bisa menyebabkan kemacetan. Sementara mobil ambulans yang membawa jenazah diizinkan tetap diizinkan melaju.

Hanyasaja mas bro, puluhan anggota rombongan ini nampaknya tetap menolak untuk dialihkan kembali ke jalur mereka. Menolak untuk tidak melawan arah. Kemudian rombongan pengantar jenazah ini turun dari kendaraannya dan menyerang petugas. Yup mas bro, lantaran aksi ini, Polres Gowa menangkap 3orang sebagai tersangka. 5 lainnya masih buron.

Para tersangka ini kini terancam pasal 214 KUHP lantaran perbuatan mereka menyerang petugas.

Selanjutnya mas bro, pihak kepolisian Gowa mengimbau pada masyarakat yang sedang dalam posisi menjadi bagian dari rombongan pengantar jenazah supaya tidak arogan di jalan raya. Pertama mereka ini bisa menganggu arus lalu lintas.Kemudian yang ke dua aksi seperti ini juga bisa membahayakan pengendara lainnya. Jadi kepolisian menghimbau agar mereka tetap harus patuh pada aturan lalulintas.

Mas bro, menurut pengakuan salah satu tersangka yang bernama M Irkham, dia kesal lantaran bripka Ibrahim menahan rombongan iring-iring pengantar jenazah. Ia mengaku tak terima diminta putar balik kendaranya, agar tidak melawan arah. Lalu dia lalu turun dari kendaraannya dan menyerang anggota Polantas tersebut.

2 Comments

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.