Bila Saya Fans Berat Yamaha (FBY) Wajar Saya Resah | Bonsaibiker

Bila Saya Fans Berat Yamaha (FBY) Wajar Saya Resah

Brader sekalian, terasa sekali belakangan ini Yamaha mulai hilang dari pemberitaan, terutama setelah ramenya media memberitakan duo CBR 150 dan 250. Tentu ini merugikan dari sisi promosi, karena nama Yamaha berangsur-angsur bis berkurang dari benak konsumen Indonesia. Kondisi ini tentu diperparah adanya pemberitaan miring seputar Byson yang masih inden panjang belum ada kejelasannya, juga pemberitaan mengenai segitiga depan Byson yang dianggap kurang kuat.

Dalam hal ini pasti Yamaha tahu dan sadar betul bahwa dirinya mulai kurang populer, lalu dengan berbagai aksi Yamaha memunculkan namanya ke publik dalam berbagai bentuk acara:

  • Mengadakan bakti sosial bertajuk “Yamaha Galang Aksi Bersuara”. Yamaha melalui Komunitas Peduli Negeri dan bersama 150 biker perwakilan dari beberapa komunitas motor Yamaha dan non Yamaha, melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Sukaharja. Aksi ini salah satunya dipublish oleh http://gilamotor.com/
  • Partisipasi dalam Indoprix 125 cc dimana race 1 Yamaha dan Kawasaki Masuk Podium padaMaret  27, 2011 acara ini salah satunya Posted by Taufik in Ninja 250R. http://tmcblog.com/2011/03/27/indoprix-125-cc-race-1-yamaha-dan-kawasaki-masuk-podium/
  • Lalu Yamaha juga mengadakan komunikasi dengan para blogger dengan mengundang jalan-jalan berbiker ria kemudian dilanjutkan dengan ngobrol seputar Yamaha, seperti salah satunya dipublis juragan Rondo dalam “Strategy Komunikasi Yamaha,… lebih manusiawi, tidak tuyulawiii …!!!”di  http://triatmono.wordpress.com/2011/03/24/strategy-komunikasi-yamaha-lebih-manusiawi-tidak-tuyulawiii/
  • Bahkan sebuah rumor yang dapat dipertanggungjawabkan pusat Yamaha Asean atau bahkan Asia R n D-nya sebentar lagi berada di Indonesia.

Usaha di atas memang patut diacungi jempol dan memang telah menelurkan prestasi tersendiri,  namun tetap saja bagi para FBY yang peselancar dunia maya yang secara sadar atau tidak sadar , secara langsung atau tidak langsung, bahkan secara bayar atau gratis telah menjadi alat promosi Yamaha, nampaknya kini telah mulai sedikit menurun rasa percaya dirinya. Para FBY ini mungkin tidaklah banyak jumlahnya dibanding jumlah penduduk Indonesia, namun soal kiprahnya membantu Promosi Yamaha wowww besarrrr, tak diragukan lagi. Perang itu butuh senjata, Agama itu butuh idola, dagang itu butuh flag ship, lalu ketika pamor sang raja menurun!!!! Haruskah bila saya FBY menggol-goolkan Ninja 250 yang produk Kawasaki sebagai simbul kehormatan Yamaha untuk melawan rongrongan CBR 250 yang diusung FBH? Itulah yang disebut gamang.

Sungguh sayang bahwa para penggemar motor khusunsya Yamaha nampaknya mulai kehilangan  sens of Proudnya terhadap flag ship YMKI. Memang sebetulnya menjadi sebuah kerinduan bagi penggemar Yamaha untuk mengharapkan kedatangan motor sport pujaan walaupun belum tentu memiliknya tapi setidaknya menjadi sens of proud bagi penggemarnya tersebut. Layaknya fans Honda yang membanggakan CBR 250 hingga sampek nglindurpun juga mengatakan CBRRRRRZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ walau yang nangkring dirumahnya cuman sebuah Pit alias Supara Fit atau Pitek alias Fit x. Itulah yang disabut lantang.

%d bloggers like this: