Renungan Malam: Kenapa Surat قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ Disebut Srat Al-Ikhlash

Brader sekalian, biasanya nama sebuah surat dalam al-Quran itu mengambil dari salah satu penggalan kata dalam surat tersebut, misalnya surat al-Falaq ada kata qul audzu bi rabbil Falaq, lalu surat Yasin juga ada kata Yaa siin, al-Kafirun juga ada kala al-Kafirun-nya, dan sebagainya.  Coba kita simak surat al-Ikhlash, tak satupun ada kata ikhlash didalamnya, lalu kenapa namanya surat al-Ikhlash, Kok Bisa ya? Coba simak surat al-Ikhlash berikut:
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4
1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

Brader sekalian, asbabunnuzul atau sebab surat ini diturunkan adalah Abdullah bin Mas’ud meriwayatkan bahwa sekelompok Bani Quraisy pernah meminta Nabi Muhammad untuk menjelaskan leluhur Allah dan kemudian turun surah ini. Jadi jelas surat ini menjawab pertanyaan bahwa memang Allah tak beranak dan diperanakkan.

Lha  kok bisa dinamai al-Ikhlash wong gak ada satupun kata ikhlash dalam surat tersebut? Begini ceritanya, ada asbabul wurudnya, atau sebab surat ini dinamakan al-Ikhlash. Berdasarkan sebuah riwayat shahih dulu di masjid yang jauh dari tempat Nabi tinggal kalau tidak salah Masjid Quba’, ada seorang imam yang selalu membaca surat al-Ikhlsh atau kita bilang surat Qul hu ini. Lama kelamaan salah satu jamaah protes, “Pak imam, sampean itu kenapa sih bacanya qulhu mulu, apa nggak ada surat yang lain apa yang sampean hafal?”, dengan santainya si Imam menjawab, ya kalau  sampean nggak mau makmum dengaan surat Qulhu ini silakan saja cari imam lain nggak usah makmuman di sini. (Weh manteb nih imam nggak mau disetir sponsor alias makmum). Setelah sekian lama Raulullh SAW datang ke masjid tersebut, kemudian si makmum tadi mengadukan perihal tersebut. Lalau Rasulullah mewasiatkan bahwa perlu ada keihlasan dalam ibadah itu, apapun suratnya yang penting ihlas, surah Qulhu ini meski pendek maknanya begitu mendalam.Kita ditunutuntuk ihlash dalam shalat, ikhlash menerima Allah dalam artian tidak menyekutukan Allah. Sejak itulah nama surat ini menjadi al-Ikhlash
Lebih lanjut Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin mengatakan bahwa Surat Al Ikhlas ini berasal dari ’mengikhlaskan sesuatu’ yaitu membersihkannya/memurnikannya. Dinamakan demikian karena di dalam surat ini berisi pembahasan mengenai ikhlas kepada Allah ’Azza wa Jalla. Oleh karena itu, barangsiapa mengimaninya, dia termasuk orang yang ikhlas kepada Allah.Ada pula yang mengatakan bahwa surat ini dinamakan Al Ikhlash (di mana ikhlash berarti murni) karena surat ini murni membicarakan tentang Allah. Allah hanya mengkhususkan membicarakan diri-Nya, tidak membicarakan tentang hukum ataupun yang lainnya. Dua tafsiran ini sama-sama benar, tidak bertolak belakang satu dan lainnya.
Semoga kita semua termasuk orangyang ikhlash, amin!

Advertisements

14 Comments

  1. aku suka baca surat ini karena artinya yang dalam…dan kelihatan klop dengan makna surat alfatikhah……”hanya kepadamu aku menyembah…dan hanya kepadamu aku minta pertolongan!!”….

  2. Fantastic goods from you, man. Renungan Malam: Kenapa Surat قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ Disebut Srat Al-Ikhlash Bonsai Biker I have understand your stuff previous to and you are just too wonderful. I actually like what you’ve acquired here, certainly like what you are stating and the way in which you say it. You make it entertaining and you still care for to keep it smart. I can’t wait to read far more from you. This is really a terrific Renungan Malam: Kenapa Surat قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ Disebut Srat Al-Ikhlash Bonsai Biker informations.

  3. I got what you specify, thanks for putting up. Woh I am glad to encounter this website finished google. Thanks For Share Renungan Malam: Kenapa Surat قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ Disebut Srat Al-Ikhlash Bonsai Biker.

  4. Seandainya Qt Mw merenungkan maka,yakinlah bahwa sungguh surah inipun cukup jelas menjadi hujjah (bukti/landasan) untuk mengesakan Allah SWT semata,berharap apapun hanya kepadaNYA,bahkan takutpun juga hanya padaNYA semata, Allahu Akbar!!!!

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan