Berburu Rondo Ninja 250, Analisa Problem Mesin, Trik, dan Harga Pasaran. | Bonsaibiker

Berburu Rondo Ninja 250, Analisa Problem Mesin, Trik, dan Harga Pasaran.

 Brader sekalian, bila anda kesengsem dengan rondo Ninja 250, berikut ini ada beberapa hal yang mungkin bisa membantu dalaam berburu anda. Petama tentang kelemahan motor ini, karena kelebihannya terlalu banyak bagi Ninja ini,  kedua, Harga, ke 3 siasat membeli.

Kelemahan Bawaan 250
1.  Handle Rem depan sama Kopling keliahatan murahan
2. Spido tidak digital.
3. Ban bawaan licin berbahaya.
4. swing arm jadul, lebih mewah punya ninja RR
5. Rem belakang tidak pakem.
6. Selang rem cepat panas sehingga rem gampang blong.
7. Radiator tidak ada tutup pelindungnya.
8. Reservoir rem belakang terlalu terekspose sehingga resiko pecah lebih besar.
Beberapa kelemahan ini nampak subyektif, namun tiada salahnya menjadi pertimbangan, dan juga kekurangan subyektif lain seperti dibilang kegedean body dna sebagainya.

Problem Ninja 250 setelah berumur 1,5 tahun
Brader sekalian silakan berhati-hati menebus rondo Kawasaki Ninja 250 meski KM-nya baru sedikit. Karena para empunya pertama rata-rata speed lover yang suka banget geber-geber Ninja ini. Kalau lagi menggeber motor berpiston ganda ini, banyak yang tak memperhatikan batasan rpm (rotation per minute).Sudah banyak korban mesin berjatuhan akibat bibir klep yang mendem akibat terlalu sering over-rev alias rpm masuk limitter. Ini biasa terjadi bila pemilik Ninja 250 lupa diri memantau takometer dan terlalu lama menggeber mesin hingga rpm limit (standar pabrik 10.500 rpm).“Apalagi yang sudah ganti CDI racing dengan limiter rpm lebih jauh. Masalahnya sitting klep milik Kawasaki Ninja 250 cenderung lebih empuk. Dari beberapa tukang bubut yang dimintai keterangan, bibir klep Ninja 250 yang mendem hingga membentuk seperti mata pisau ini, lantaran terlalu ekstrem membentur sitting klep di kepala silinder akibat digeber ini.
Penyelesaian sitting klep yang boleh jadi jebol akibat over rev apabila sudah aus harus diperbaiki atau diganti. Kalau sitting tertolong, tinggal belanja klep baru untuk kemudian diskir hingga bisa duduk dengan rapat di setiap sitting. Klep inlet baru dibanderol Rp 200 ribuan/buah dan klep exhaust sekitar Rp 125 ribuan/buah. Tinggal kalikan masing-masing sebanyak 4 buah. Lumayan menguras kantong.

Harga
Harga rondo Ninja 250 lansiran 2008 berkisar antara 35-38 juta Rupiah tergantung kondisi, sementara untuk lansiran 2009 berkisar antara 38-40 Juta, dan lansiran 2010 minimal 39 juta hingga mendekati harga baru. Harga ini terkadang hanya sebagai patokan para pedagang motor, karena kadang pembeli dan penjual tak memperdulikan aturan ini, dan mereka berjualan atas dasar suka sama suka.

Trik Menawar
Bagi anda pemburu Rondo Ninja ini harap jangan buru-buru membeli, periksalah dengan teliti keaslian part motor, karena begitu banyak motor ini telah dioprek sehingga durabilitasnya meragukan. Bila anda mendapati bekas oprekan alamat akan sering jajan. Ketika menawar ikuti prediksi harga di atas,  beradu sabarlah dengan para penjual karena sesungguhnya menjual Ninja 250 tak semudah menjual Honda Scoopy, hehehehhe. Dari penelusuran James Bons terhadap beberapa pemilik Ninja 250 yang mau jual motornya, ternyata butuh waktu yang lumayan lama hingga motornya terjual dengan harga sesuai harapan, tak bisa seminggu 2 minggu bahkan bisa dalam hitungan bulan, kecuali memang sedang dalam nasib baik. Ingat, motor ini tak banyak penggemarnya, jadi ketika jual pasti agak sulit, sedangkan dijual ke pedagang tentu minimal 3 juta lebih murah daripada dijual ke pembeli langsung. Nah di sinilah anda dengan leluasa memainkan harga,  tentunya dengan niatan baik dan sabar lo.

Usai diboyong
Usai motor diboyong segeralah bawa ke bengkel resmi untuk mengetahui keaslian dan ketepatan settingan sesuai ketentuan pabrik. Ini dilakukan untuk menjaga keaslian part motor anda dan memastikan durabilitasnya terjamin. Bila didapati part bukan aseli langsung saja ganti yang asli karena resikonya akan merembet ke yang lain.

Advertisements
%d bloggers like this: