Renungan: Orang Berbuat Baik Itu Luar Biasa

Brader sekalian suatu saat seorang Habib yang bijak, pandai, dan shalih bertemu dengan seorang tukang gambar di depan sebuah masjid usai jumatan, lalu terjadilah dialog. Tanya jawab ini berlangsung dalam bahasa Arab, dimana Habib bahasa Arabnya fasih karena memang beliau pinter dan kuliah di Arab dengan kajian sastra Arab, sementara si tukang gambar sama sih suka sastra Arab, namun masih belepotan bahasa Arabnya.
Habib : “Siapa nama Antum”.
Si tukang gambar : “Muhsin”.
Habib : “Masyallah”
Si tukang gambar : “Kanapa Bib, emang Habib pernah dicopet ama nyang namanya Muhsin ya?”
Habib : “Bukan begitu, antum tahu arti Muhsin? Muhsin itu adalah sebuah nama yang sudah disiapkan tempatnya nanti di surga dengan tingkatan tertinggi!”
Si tukang gambar : “Eladala kok kepenak men?”
Habib : ” Harap antum tahu bahwa Muhsin itu artinya orang yang berbuat baik, dan sebaik-baiknya manusia itu kata Nabi SAW خير الناس أنفعهم للناس yakni yang kebaikannya itu bermanfaat bagi orang lain.”
Si tukang gambar : “Alamak berat nian menyandang nama Muhsin”
Habib : “Antum camkan itu, Antum syukuri nama itu, dan laksanakan kudratmu sebagi Muhsin si orang berbuat baik yang memberi manfaat pada orang lain!”
Lalu Habib pergi sambil bilang : “Semua orang pada dasarnya Muhsin, meski namanya bukan Muhsin dan berkesempatan menjadi Muhsin, tapi pada nggak kuat mengemban amanah itu”.
Si tukang gambar terdiam dan manggut manggut lalu setelah beberapa saat berpisah denga si Habib, si tukang gambar pulang lalu membuka lemari rumahnya yang penuh buku tafsir, hdits dan segala kitab mulai dari kitab kuning sampai kitab biru. Dicarinya referensi yang menjelaskan perkataan sang Habib tadi. Lalu si tukang gambar tersandung sebuah ayat tentang surga dan siapa yang menghuni surga itu, lalu siapa pula yang dicintai Allah juga disebutkan dalam rentetan aya al-Quran tersebut.
Ya, surga itu dijanjikan للمتقسن yakni untuk orang-orang yang bertakwa, yakni :

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Yang tetap menafkanhkan hartanya baik dalam kondisi sedang dalam kecukupan ataupun sedang dalam kekurangan, yang mampu menahan amarahnya dan menjadi pemaaf bagi orang lain, Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik

Brader sekalian, mantab memang balasan bagi orang yang berbuat baik atau dalam bahasa Arabnya disebut Muhsin yakni mendapatkan surga tingkatan tinggi, namun konsekuensinya itu luar biasa berat, seorang Muhsin harus:
1. Berbuat baik yang bisa bermanfaat bagi yang lain.
2. Mau berinfak baik dalam kondisi kaya maupun miskin.
3. Mampu menahan amarah.
4. Bersifat pemaaf bagi manusia.
Lalu seorang Muhsin dijamin bila melaksanakan itu semua ia akan dicintai Allah. Semoga kita semua mampu menjadi seorang Muhsin meski namanya bukan Muhsin.
………………………………………………………………….
Glodahg, namaku Muhsin, wakakakkka, beratnian rek!!!!!!!!!!!! tukang gambari itu memang gendengatif!
…………………………………………….Based on thru story……………………………..

About these ads

19 thoughts on “Renungan: Orang Berbuat Baik Itu Luar Biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published.