Nasib Recall di Indonesia Yang Kadang ya Kadang Dicuekin, Abu-abu atau Memang Ngaak Perlu?

Bukan rahasia lagi recall kadang tidak sampai Indonesia karena berbagai alasan yang kadang memang masuka akal namun kadang dibuat-buat, dan kadang malah dicuekin. Ya, tapi sering juga recall memang terjadi dan pabrikan dengan gentle beratanggungjawab. Sederetan kasus recall sukses dilaksanakan, seperti pada Honda PCX 125 karena masalah kelistrikan, lalu pada beberapa BMW beberapa series 3-5 yang baru saja dilaksanakan, demikian juga pada kaki depan New Avanza Xenia yang katanya bermasalah.

cruzein
cruzein

Nah beberapa kasus yang masuk akal seperti pada CBR 250 di India kena recall karena karatan dan kualitasnya pada bagian tertentu kurang bagus,nah di Indonesia nggak kenarecall,AHM mengkonfirmasi bahwa yang edar di Indonesia adalah buatan Thailand jadi bebas kasus, dan hingga kini memang masih tdak terdengar keluhan, so bisa dikatakan ini masuk akal,karena memang bsis produksinya yang utama di Thailand, jadi mungkin sajapersyaratan standar produksi lebih baik dari India.

Namun ada kasus lain yang terjadi tapi terkesan dicuekin dan tak ada konfirmasi, contohnya menyangkut Pulsar 220 yang beberapa waktu lalu di India ikabarkan terjadi masalah pada starternya dan harus di recall, sementara di Indonesia ayem-ayem saja. Entah apa yang terjadi, apa memang P 220di Indonesia tak perlu recall atau gimana James Bons kurang tahu. Banyak lagi kasus yang tak ada konfirmasi cem home steer oblag, tangki bocor dan sebagainya.

Kini ramai dibicarakan bahwa mobil sedan milik General Motors alias Opel yakni Cruze tengah bermasalah dengan mesinnya. GM pun menarik sekitar 475.418 Cruze. Seperti dilansir Reuters, Cruze yang ditarik adalah Cruze yang diproduksi di pabrik Ohio AS mulai dari September 2010 sampai Mei 2012. Sedan-sedan ini menyebar ke AS, Kanada dan Israel.

Sementara itu bagaimana Cruze yang diproduksi di Indonesia? Katanya sih berasal dari Korea, jadi belum ada informasi recall, apakah perlu recall atau tidak. Dasarnya adalah karena diproduksi di banyak tempat, desainnya tidak sama dan diyakini tidak memiliki masalah. LUM ADA KONFiRM.

Jauh hari sebelumnya Captiva di India juga kenarecall kia-kira 3 bulan lalu,nah bagaimana dengan di Indonesia? No confirm.

Sebenarnya wewenang siapakah untuk menentukan recall ini, murni inisiatif pabrikan atau dari masukan konsumen hingga YLKI beraksi menuntut recall? Monggo pendapat sampean?

Kalau ada salah mohon maaf silakan dikoreksi, terutama bagi Brand yang tersebut di atas, sekedar konfirmasi tanpa bermaksud menghakimi.

Advertisements
Advertisements

17 Comments

  1. ylki dan otorisasi yang mengeluarkan ijin edar kendaraan harusnya ngikuti perkembangan product.

    ferosa aja ramai2 recall berani og…

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin