Rondo Seharga 15 Juta, Pilih Piksion Kalung Emas, Tiger Camry, atau Accord Executive? | Bonsaibiker

Rondo Seharga 15 Juta, Pilih Piksion Kalung Emas, Tiger Camry, atau Accord Executive?

Rekues dari kang Cecep Hilan kang tetang Accord Executiv. Neeh gan, 15 juta kan, bagi kalangan tertentu mungkin uang ini tidak banyak, sambil maaf,”Kentut” aja mungkin dapet, hehehehe. Tapi bagi James Bons dan beberapa motuba lovers lain ya lumayan banyak gan, dan cukup lama ngumpulinnya. Oceh, mangkanya ketika mau dibeliina pa uang segini, kayaknya musti ikir matang-matang. Mau beli Tiger Camry yang rantenya camryoshock itu manteb gan, meski krosok-krosok rantenya tapi dijamin awet, mau beli Piksion meski leher knalpotnya berwarna kuning tapi lariny kenceng gan, irit, gampang dikendarai dan teknologi canggih. Lalu keduanya masih kepanasan dan kehujanan gan. Nah kalau gak mau kehujanan, ya Accord executive gan, tapi ya motuba, pasti siap mental dan kantong untuk perbaikan pertama hahahaha.

A. Sejarah

Accord Executive sebenarnya merupakan Generasi II (1982-1985) dari trah Accord. Dibanding generasi pertama, generasi kedua ini tampil lebih bergaya, lebih besar dan lebih bertenaga. Karena panjang bertambah hampir 50 mm, dan wheelbase hampir 75 mm, Honda memutuskan untuk meningkatkan output mesin yang tetap 1.8 liter itu menjadi 75 hp yang semula hanya 65 hp. Tahun ini pula, Honda mulai memproduksi Accord di USA. Generasi termuda dari Accord Executive ini yakni tahun 1985, adalah tahun terakhir siklus hidup Accord generasi II, dengan melakukan minor change Honda menambahkan fasilitas yang sebelumnya tidak ada seperti power steering, power window, elektrik mirror, perubahan lampu depan dan belakang serta merubah mesin yang tadinya 8 valve dirubah menjadi 12 valve, meskipun sama-sama berkapasitas 1.8 liter akan tetapi mesin ini mampu memproduksi 86 hp atau 11 hp lebih besar. Nah untuk indonesia kabarnya 1.6 liter, mohon koreksi kalau salah.

executive

B. Konsumsi Bensin:

Kabar dari diskusi di kaskus, Semarang – Jogja PP cuma habis 150rb Premium gan, tepatnya kira-kira dalam kota 1:11, luar kota 1:12 – 13

C. Topspeed:

Kabarnya boil tua ini kalau sehat masih sanggup lari 120 kph.

D. Hal Yang Musti Diperhatikan:

Mau tebus ini yang jelaspertama perhatikan body gan, dah banyak kropos, kadang steer mulai oblagh dan banyak yang pembakaran sudah tidak sempurna alias busi item.

E. Pasaran:

Pasaran ini sebenarnya gelap, kalau masih kinyis-kinyis bisa nyampek 25-30 juta, namun kalau keadaan tidak istimewa cuman dihargai biasa pula 15 jetian.

F. Kurang Lebih

Kelebihan : akselerasi baik, suspensi lembut, cukup irit, perawatan mudah karena
mesin masih konventional sehingga biaya perawatan relatif murah,
spare parts masih mudah didapat.
Harga spare parts yg kw1 tidak terlalu mahal.

Kekurangan : kelemahan utama ada pada kaki2, dimana cukup ringkih menghadapi jalan2 di Indonesia yang rata2 tidak mulus, sehingga biaya perawatan untuk kaki2 ini bila anda termasuk orang yang perfectsionis jadi cukup mahal.

Selamat berburu!

Sumber:

Wikipedia,kaskus,serayamotor,yahoo,dll

Advertisements
%d bloggers like this: