Perbedaan Knalpot Yoshimura dengan Yosigmurah untuk CBR 250 | Bonsaibiker

Perbedaan Knalpot Yoshimura dengan Yosigmurah untuk CBR 250

Saking populernya knalpot Yoshimura sehingga banyak yang numpang tenar untuk ngikut jualan dengan menggunakana merek ini gan. Kabarnya memang ada yang Yoshimura asli dan ada pula yang Yosingmurah alias kw, bahkan abal-abal atau palsu. Kabarnya snalpot ini hanya diproduksi di Jepang dan USA, sementara Thailand, katanya itu yang Yosingmurah bukan Yoshimura. Maaf bila salah monggo dikoreksi.  Nah bagaimana kita membedakan yang asli dan kw?

Yoshimura

Kata kang Faruk, temen James Bons yang pakek Yoshimura Aseli USA,  kalau  yang kw1 itu biasany yang SO alias slip on aka silincernya saja. Ketika kita beli biasany nawarinnya “ori made in thai” ciri-cirinya lapisan carbon kevlarnya ga seterang yg ori. Di platny cuma ada tulisan Kenji Yoshimura dan tulisan Yoshimura huruf latin, sementara  yang ori lapisan carbon kevlarnya  jernih dan terang, di ujung  db kilerny ada karet bender tulisan Kenji Yoshimura. Sementar di platny ada 2 tulisan Kenji dan alphabet Yoshi plus nama asal produksi (usa or japan.red).  Ciri lain adalah antara silincer dan lehernya juga ada tulisanya.

Perlu dicatat bahwa semua produk ori menggunakan penawaran mode FS alias full System tinggal pasang, yang kw rata-rata bermoda SO aka silincernya aja masih butuh selang gan ke mesin. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa sekarang  yang  kw juga ada yang plus selangny, namun  yang kw so biasany beltny mentok di platnya, karena panjang silincer dengan pipa g proporsional.

images (3)

images (3)

Soal harga sungguh variatif gan, yang Thai punya mode SO dihargai sekitar 2 jutaaan, sementara yang moda FS dihargai sekitar 3-3,5 jutaan. Sementara itu  yang made in USA dihargai sekitar 12 juta keatas, adapun yang  Japan sekitar 15 jutaan.

Sekedar saran untuk mengaplikasi knalpot ini sebaiknya pakek Piggy Back yakni sebuah piranti untuk mengatur data pengapian alias memanipulasi ECU sehingga kebutuhan BBM bisa disesuaikan dengan model knalpot. Kalau tidak biasanya akan mbrebet. Untuk harian setelah seting Piggy Back naik sekitar 3hp tapi itu juga tergantung setingan, mau harian atau balap, kalau balap kabarnya sangup naik hingga 7 hp. Untuk yang ori makin tinggi RPM makin merdu suaranya hahah bagi sebagian orang tentunya, dan yang kw kabarnya mendem setelah di 3000 rpm ke atas.

Yup monggo ditambahi kalau kurang, dan dikoreksi kalau tidak tepat.

%d bloggers like this: