Trik Mengidentifikasi Pemilik,Pedagang, dan Penipu di Iklan Baris Pos Kota | Bonsaibiker

Trik Mengidentifikasi Pemilik,Pedagang, dan Penipu di Iklan Baris Pos Kota

Begitulah ketika kita berburu, sering ketemu dengan berbagai macam, orang, baik pemilik mbil langsung, pedagang, atau penipu. Ini berlaku dimanapun, baik di Pos kota, di Toko bagus, berniaga, Kaskus dan sebagainya. Ya namanya penippu ada dimana-mana. Setidaknya kita berhati-hati dan bisa membedakan satu dengan yang lainnya agar terhindar dari penipuan atau kemahalan.Nah berikut ini trik membedakan mana iklan pemilik, pedagang atau penipu di Iklan Baris Pos Kota.

taft-gt (1)

taft-gt (1)

1. Penipu

Biasanya pengiklan golongan ini suka memasang harga yang sangat murah sehingga orang tertarik untuk nelpon, setelah nelpon biasanya kita dikerjain suruh transfer sejumlah uang ke rekening dengan dalih DP. Kadang orang ini santai, kadang.  sedikit maksa kadang pula menggunakan hipnotis, hati-hati gan, makanya kalau ada haga murah jangan gampang tergiur.

2. Pedagang

Ciri khas paling mencolok adalah dia menawarkan satu iklan denga 2 motor atau lebih, bahkan tak jarrang mencantumkan alamat show roomnya. Ciri lain adalah ketika ngiklan dalam 1 hari banyak iklan dari berbagai jenis motor, misalkan di kolom hoda dia ngiklan honda, di kolom Yamaha juga ngiklan dari jenis Yamaha, dan sbagainya dengan satu alamat atau nomor HP sama, makanya kita kudu jeli menghadapi hal ini. Atau mislakan iklan motor sebut saja daerah Gardu dan Gorda pondok gede tuh pedagang, ada dirumahnya segepok motor seken yang didagangkan, demikian juga di mampang, pasar minggu, lenteng agung, pejaten, itu adalah markas para pedagang. Sopedagang jenis ini harga yang ditawarka tidak terlalu mahal karena show roomnya rumahan jadi gak perlu pajak, izin atau sewa rumah, makanya harganya gak terlelu jauh dengan pedagang yang show roomnya besar.

3. Pemilik

Tak jarang orang ini menyebutkan kata-kata milik sendiri, meski juga tak jarang pedagng juga ikutan nomong begitu, dan juga beberapa orang tidak mengatakan kalau milik sendiri. Tapi yang jelas alamat orang ini jarang sekali ampil di pos kota, maka kemungknan besar dia pemilik. Bedakan dengan pedagang yang setiap saaat alamatnya nampil. So hati-hati aja gan!

%d bloggers like this: