Konsumsi BBM Nissan March 21 KPL, Digugat Konsumen Dan Kalah di Pengadilan, Tumben! | Bonsaibiker

Konsumsi BBM Nissan March 21 KPL, Digugat Konsumen Dan Kalah di Pengadilan, Tumben!

Hal yang sangat jarang terjadi di Indonesia dimana konsumen berani, mau, dan mampu menuntut apa yang diiklankan produsen yang ternyata tak sesuai fakta, lalu konsumen menang dipengadilan. Ya, kebanyakan iklan di Indonesia memang hoax, berani sekali bilang irit, 1 liter sanggup sekian kilo, mmm padahal di lapangan jauh dari klaim. Diiklanin bagus padahal bobrok, itulah Indonesia. Dan kali ini Nissan sedang kena batunya. Hal ini berawal dari iklan Nissan yang mengatakan bahwa varian city car yakni March tersebut mampu mengonsumsi satu liter BBM hingga 21,8 km. Namun saat seorang konsumen bernama Ludmilla membeli dan mengendarainya, konsumsi bensin tidak sesuai yang diiklankan. Lantas Ludmilla mengajukan gugatan ke BPSK dan menang.

ludmilla

ludmilla

Tak terima dengan putusan itu, PT Nissan Indonesia kemudian mengajukan kasasi, pada April 2012 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menguatkan keputusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). BPSK dalam keputusan arbitrase pada 16 Februari 2012 lalu, meminta Nissan untuk membatalkan transaksi mobil milik Ludmilla Arif dan mengembalikan uang pembelian sebesar Rp 150 juta. Mahkamah Agung (MA) juga menolak permohonan kasasi PT Nissan Motor Indonesia (NMI), yang digugat oleh konsumen Ludmilla Arif. Ludmilla dinyatakan menang dalam kasus iklan Nissan March.

Kontan saja hal ini membuat para produsen ngeper alias ngaca dan introspeksi diri. Lihat saja Toyota Agya dikatakan 1 liter sanggup tembus 21 km, namun dijelaskan itu uji di laboratorium kalau dilapangan bisa berbeda. Jelas statmen ini untuk menghindari tuntutan konsumen bahwa di lapangan jauh beda, hahah jaga-jaga kalau dituntut, hahahaha.

DIusir

DIusir

Ya, belakangan sedang trend bahwa produsen digugat konsumen di Indonesia ini, awalnya pembeli March dan Juke, lalu ada juga konsumen BMW pemilik Z4 yang merasa dicemarkan nama baiknya oleh pimpinan BMW Indonesia. Yang terbaru adalah gugatan terhadap Mercedes-Benz karena dinilai menjual C280 Avantgarde yang cacat produksi karena sampai menyebabkan kebakaran.

Sayangnya hal ini hanya berlaku di segmen mobil, dimana para empunya mobil memang golongan berada yang kuat nyewa pengacara. Nah bijimana dengan para empunya motor yang dari kalangan menengah ke bawah yang buat makan aja kadang susah, apalagi berani sewa pengacara untuk nuntut pabrikan, padahal, justru golongan ini yang sering kena makan bujuk rayu iklan. Mmmm kemanakah YLKI!

Sumber inspirasi:
http://oto.detik.com/read/2012/04/25/160005/1901366/1207/gaikindo-anggap-wajar-tuntutan-konsumen?od771104bcj
http://oto.detik.com/read/2013/10/01/142126/2374361/1207/ludmilla-ada-orang-sempat-mau-beli-nissan-march-saya?o991104topnews

Advertisements
%d bloggers like this: