Gunakan Teknik Cornering Yang Tepat, Atau Anda Akan Bablas Ke Got Kayak Begini! | Bonsaibiker

Gunakan Teknik Cornering Yang Tepat, Atau Anda Akan Bablas Ke Got Kayak Begini!

Pertama, jelas kecepatan seseorang dalam berkendara itu relatif, ada yang 60, 40, 70 atau bahkan hingga di atas 100 KPH. Demikian juga kecepatan ketika menikung. Nah orang umumnya banyak yang salah paham tentang menikung ini. Sebagian ada yang ogah ngurangin gas agar bisa cepat, dah hasilnya, seperti gambar di bawah ini, motor gak mau belok, lalu nylonong ke got:

motor lurus bae masuk got saat nikung

motor lurus bae masuk got saat nikung

Nah ketika melakukan cornering pertama turunin gas, itu sudah teknik yang benar di awalnya, namun setelah itu banyak yang salah perhitungan, ketika motor sudah mulai belok dan mulai miring, motor akan makin rebah terkena gravitasi, saat ini kita harus menyesuaikan speed supaya motor tidak jatuhtertarik grafitasi, jelasnya jangan mengurangi gas terlalu banyak ketika sudah belok dan miring, akibatnya bakal gubragh, jatuh karena motor kurang kecepatan. Ya ibartnya motor dalam “Tonga Setan” ketika muter dan tidak jatuh, itu butuh kecepatan minimum yang harus di capai. Yup berikut ini beberapa teknik dasar Cornering sebagai panduan dasar kalau mau rebah dari kaskus:

1. Dengan menggunakan rem dan menurunkan grip gas, turunkan kecepatan sebelum motor mencapai tikungan.

2. Bawa /arahkan motor dari bagian luar jalan terlebih dahulu untuk kemudian menuju sisi dalam tikungan (out to in).

3. Geser titik beban tubuh ke bagian dalam tikungan yang akan kita lewati. Istilah kerennya โ€ Body Steering atau body englishโ€™ . Bukan berarti anda harus bergaya bergelantungan di motor atau knee down seperti pembalap lho, kecuali anda ada di trek sirkuit ya silahkan saja.

4. Tengokan/putar kepala kita (bukan hanya melirik dengan mata) kedalam tikungan dan arahkan pandangan lebih jauh kedepan ke bagian jalan yang ingin anda lewati.

5. Saat kita mulai menengokkan kepala, tekan setang motor ke arah mana anda ingin menikung. Teknik ini disebut dengan counter steering.

6. Ketika motor mulai merebah untuk menikung, buka sedikit grip gas dengan lembut teratur untuk menjaga kecepatan motor supaya tidak terus melambat (deselerasi). Ini untuk menstabilkan motor, bukan untuk mengejar speed. Jadi jangan juga dibuka grip gas mendadak didalam tikungan, begitu juga sebaliknya; menutup gas mendadak didalam tikungan juga dapat mengagetkan motor, membebani suspensi dan ban depan secara berlebihan sehingga traksi ban belakang berkurang karena titik berat banyak geser ke ban depan, resikonya ya lowside alias tergelincir karena ban belakang gak sanggup ngegrip aspal lagi. Prinsip simpelnya posisi menikung: Jika tutup gas, motor akan semakin mudah miring karena tertarik gravitasi, Jika buka gas, motor seperti melawan gaya gravitasi dan tegak dengan sendirinya..

7. Saat motor sudah memasuki titik keluar tikungan, pindahkan kembali berat badan ke tengah jok. Ini akan semakin mempermudah menegakkan motor kembali.

8. Selesai keluar tikungan , silahkan buka kembali grip gas untuk menambah akselerasi menuju tingkat kecepatan yang kita inginkan, dan bersiap menuju tikungan berikutnya didepan kita.

Advertisements
%d bloggers like this: