Sofyan Djalil Memastikan 1 November BBM Tidak Naik!

sofan djalil
sofyan djalil

Ribut tentang kenaikan BBM yang kabarnya bakal per 1 November ini memang memberi efek tersendiri bagi beberapa daerah. Ya, kongritnya rencana kenaikan harga berkisar Rp 3.000 per liter ini ternyata membuat antrean kendaraan bermotor di sejumlah SPBU di Palangkaraya memanjang, Selasa (28/10/2014). Antrean kendaraan roda dua dan empat di lima SPBU di Palangkaraya mulai terjadi sejak pagi. Puluhan mobil berderet mengantre BBM jenis premium. Nah kini menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil memberikan jawaban menyangkut hal ini, ia memastikan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan dilakukan sebelum pergantian tahun. Namun, tidak 1 November ini, waktu tepat perubahan harga itu tak juga disebutkan.

Justru rapat jajaran kabinet ini sekarang malah membahas tentang persiapan tentang Kartu Sehat dan Kartu Pintar untuk masyarakat. Adapun tentang kenaikan BBM pemerintah masih mengutamakan kecukupan kuota. Sofyan menegaskan, pemerintah akan mengupayakan kecukupan kuota BBM bersubsidi. Hal ini untuk menghindari antre panjang yang berpotensi meresahkan warga. Demikian baca kompass kemarin.

Advertisements
Advertisements

11 Comments

  1. saya lebih s7 premium 88 dihilangkan…

    biar jadi boomerang buat pertamina n pemerintah…

    spbu swasta bakal menjamur kepelosok n malah makin laku…

    pertamax ron 92 – 95 bakal nyungsep…

    ngoahahaha… 😆

     

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin