Iki Piye Bu Menteri BUMN, Kenapa Bikin Larangan Berjilbab Panjang “jilboob Dah!”, dan Berjenggot? Apa Hubungannya Dengan Dunia Kerja?

Kayakya perlu dipertanyakan ini gan! Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pekan ini jadi sorota publik, pasca rencana menjual Gedung Kementerian BUMN, lalu bukin kebijakan baru yang kontroversi. Lihat saja beberapa larangannya untuk pegawai BUMN yang penuhh kontroversi, salah satunya melarang pegawai BUMN memakai jilbab panjang. Lalu melarang berperut gendut, bersih dari jerawat, tidak bau badan, tidak banyak luka, tidak bau mulut dan tidak latah. Sementara untuk tato malah diperbolehkan asal tidak terlihat.

menteri-bumn-larang-pegawai-berjibab-panjang
menteri-bumn-larang-pegawai-berjibab-panjang

Yang paling mencolok adalah tidak boleh berjilbab panjang, jilbab hanya sebatas leher, kan justru seharusnya Jilbab itu memang untuk menutupi dada, lha ini malah dilarang. Padahal beberapa waktu lalu kan ada tenar istilah jilboob, yakni pake jilbab tapi hanya penutupi kepala hingga leher, lalu lekuk tubuh bagian dada malah terkespos, akhirnya banyak yang mengecam. La ini malah didukung, piye to bu menteri. Ini perkara syariat lho! Mustinya dasar pelarangannya harus dipaparkan secara jelas dan tentunya tidak bertentangan dengan keyakinan agama.

Apa Hubungannya Dengan Etos Kerja?

Nah kira-kira apakah ada hubungan antara etos kerja dengan jilbab pendek, jenggot, jerawat dan sebagainya. Malah tato yang di dalam diperbolehkan. Kayaknya kalau dilihat dari kacamata pendidikan misalnya ini tidak sesuai deh dengan kurikulum berkarakter yang diterapkan kalau ternyata kebijakan output di dunia kerja seperti ini!

DPR/MPR Perlu Panggil Rini Untuk Klarifikasi

Tapi ya wis, sebagai warga negara yang baik ya kita hanya bisa menyampaikan, wakil rakyatpun sudah angkat bicara. Ya, Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soewandi mengklarifikasi informasi tentang pelarangan menggunakan jilbab melebihi batas leher dan janggut bagi pegawai di kementeriannya, “Harus diklarifikasi apa benar ada pelarangan seperti itu,” kata Hidayat kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (17/12). Hidayat khawatir larangan menggunakan jilbab panjang dan janggut akan menimbulkan stigma negatif yang berujung pada perlakuan diskriminatif.

Mencuatnya Kabar Ini

Ya, skedar diketahui, perihal larangan ini sebenarnya tersembunyi di balik laci, dan baru mencuat setelah Pemilik akun Twitter @Istiningsihdwi mengunggah foto aturan yang melarang penggunaan jilbab syar’i di BUMN. Ternyata pengunggah ini seorang dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yogyakarta, Jalan Nitikan UH Yogyakarta.

ย Kementerian BUMN Membantah Adanya Pelaranganย 

Nah uniknya ngutip dari okezone, Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi mengatakan, Menteri BUMN Rini Soemarno tidak pernah mencetuskan kebijakan tersebut.”Saya saja baru dengar hal ini. Ibu (Menteri) juga tidak pernah bicara seperti itu. Saya mendampingi beliau setiap hari.” Menurutnya, segala persyaratan untuk menjadi pegawai di Kementerian BUMN diatur oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB). Nah loh, piye iki!

Advertisements

73 Comments

  1. biasa lah, partai itu kan memang aliran sekuler. dan ala-ala komunis gitu.
    kapal tangker sukses dijual, gedung BUMN dan pesawaat kepresidenan mau dijual. kepemilikan tanah oleh asing mau dipermudah.
    lama-lama negara kita juga bakal dijual.
    salam gigit jari ๐Ÿ˜€

  2. biasa lah, partai itu kan memang aliran sekuler. dan ala-ala komunis gitu.
    kapal tangker sukses dijual, gedung BUMN dan pesawaat kepresidenan mau dijual. kepemilikan tanah oleh asing mau dipermudah.
    lama-lama negara kita juga bakal dijual.
    salam gigit jari ๐Ÿ˜€

  3. Tatoan jelas BOLEH dan WAJIB karna si mentri SUSI tatoan yo rokok,an pokok,e yek opo carane wong islam isok rusak sesuai dg tujuan WAHABI

  4. Tatoan jelas BOLEH dan WAJIB karna si mentri SUSI tatoan yo rokok,an pokok,e yek opo carane wong islam isok rusak sesuai dg tujuan WAHABI

  5. brokoli. bukan masalah tato diperbolehkan atau tidak. harapannya ini hoax. tapi jika benar agak rancu deh. secara jilbab terlihat rapi dan etis kalau panjang. kalo pendek seleher menggumpal dan gak rapi. kek mencekik. ribet. panas. tentu mengganggu kinerja karyawan. hoax ๐Ÿ™‚

  6. brokoli. bukan masalah tato diperbolehkan atau tidak. harapannya ini hoax. tapi jika benar agak rancu deh. secara jilbab terlihat rapi dan etis kalau panjang. kalo pendek seleher menggumpal dan gak rapi. kek mencekik. ribet. panas. tentu mengganggu kinerja karyawan. hoax ๐Ÿ™‚

  7. mamba. soal jenggot itu macho dan bijaksana buat pria. emang ada orang tang berjenggot tidak bagus, ya bagusnya dirapikan saja. kalo memang bisa bagus saja kek artis tengku wisnu jadi lebih bijak kelihatannya. kek surya paloh jadi berwibawa. huff! tralala trilili ๐Ÿ™ hoax

  8. mamba. soal jenggot itu macho dan bijaksana buat pria. emang ada orang tang berjenggot tidak bagus, ya bagusnya dirapikan saja. kalo memang bisa bagus saja kek artis tengku wisnu jadi lebih bijak kelihatannya. kek surya paloh jadi berwibawa. huff! tralala trilili ๐Ÿ™ hoax

  9. lah dulu si susi tatonya di kritik, mereka bilang yg penting kinerja penampilan no sekian
    sekarang cowok penampilannya berjanggut dilarang
    ginama nih oknum presiden pilih mentri kok gini

  10. Jilbab sebatas leher, yang laki-laki tidak boleh berjenggot, tapi tato boleh asal tidak terlihat…. Peraturan menteri koplak…. Mana katanya ada toleransi umat beragama?? Padahal dalam Islam jilbab harus panjang menutupi dada, laki-laki disunnahkan memanjangkan jenggot, diharamkan bertato… Yang kerja di BUMN pasti lebih mentaati peraturan tersebut daripada aturan agamnya….

  11. Jilbab sebatas leher, yang laki-laki tidak boleh berjenggot, tapi tato boleh asal tidak terlihat…. Peraturan menteri koplak…. Mana katanya ada toleransi umat beragama?? Padahal dalam Islam jilbab harus panjang menutupi dada, laki-laki disunnahkan memanjangkan jenggot, diharamkan bertato… Yang kerja di BUMN pasti lebih mentaati peraturan tersebut daripada aturan agamnya….

  12. Senengnya nelen mentah2 berita hoax..
    Klu mencaci maki tambah seneng lagi..
    Apalagi dpt hits dr menyebarkan berita fitnah.. bahagia dunia akhirat

  13. Senengnya nelen mentah2 berita hoax..
    Klu mencaci maki tambah seneng lagi..
    Apalagi dpt hits dr menyebarkan berita fitnah.. bahagia dunia akhirat

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan