Woh Ramai Perang Opini, Rossi Menang Karena Marquez Bermasalah, Atau Rossi Memang Menang

Rossi at Qatar

Rossi at Qatar

Kemenangan spektakuler Rossi DI gelara GP Qatar 2015 atau tepatnya pada seri perdana tahun ini ternyata membawa bunut anjang yang emakin menguuhkan riak MotoGP yang asoy untuk dibicarkan. Ya disini terjadi perang opini antara dua kubu pendukung, yakni pendukng Marquez dan pendukung Rossi. Pendukung Marquez bilang bahwa kemenangan ROssi tak lebih kaena Marquez sedang mengalami masalah, sementara pendukung ROssi mengatakan tanpa Marquez mengalami masalahpun Rossi tetap menang.

460X100

Faktaya memang Marquez mengalami masalah di awal lap, dan harus terlempar ke urutan belakang. Namun sebenarnya ROssi juga mengalami hal serupa, ia terlembpar ke posisi 10 dan kemudian mulai menalipi satu-satu lalu bisa menang di posisi 1. Ya, Marquez hanya berhasil di posisi 5.

Yup menurut Carlo Pernat yang dikutip oleh “MotoGPLOver” Di akun FBnya berkata begini gan:

“Valentino membuat balapan terbaik di sepanjang karirnya. Setiap kali itu terjadi Selalu membuat balapan menjadi lebih menarik. Ini adalah sumur tanpa dasar dari kebijaksanaan dan kemampuanya. itu menakjubkan apa yang dia lakukan hari ini, mencetak waktu terendah 1’55 selama balapan. Saya meyakini bahwa Jika Marquez tanpa mengalami masalah di awal, Valentino tetap akan meraih kemenanganya.“Dengan “Jika atau tetapi” itu tetap tidak akan memperbaiki keadaan. Namun yang pasti, Dia berkuasa di hari itu.”

piye iki gan menurut sampean?

About these ads

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in News and Rumor and tagged , , . Bookmark the permalink.

20 Responses to Woh Ramai Perang Opini, Rossi Menang Karena Marquez Bermasalah, Atau Rossi Memang Menang

  1. niceguy says:

    Pembalapnya aja woles, lha ini fb kok malah pada berantem

  2. ardiantoyugo says:

    kesalaan markiwes juga bagian dari balap… wkwkwkwk…

    Begitu besarnya peranan winglet: http://wp.me/p1eQhG-14I

  3. SletingDoll says:

    Menurut saya memang jika MM krmn tidak mengalami masalah di tikungan pertama yakin rossi tidak menang..
    Iya memang rossi melorot smp posisi 10 tp bandingkan dgn MM yg melorot smp posisi 25 dan bisa finish no 5 dengan gap yg gap yg ga jauh..
    Mungkin mbah bons juga perlu mengutip perkataan rossi:
    “Waktu tim saya memberi tahu MM mendekat saya bicara *sialan* dalam hati…”
    Itu membuktikan rossi saja sempat kawatir dengan MM yg sempet melorot smp posisi 25,gmn kl MM ga melorot?

  4. tempe CBR FIT (CEBONG MODIP PARIO) PARIO AJA MODIP R25 says:

    FBH PEKOK

    OON NYA ITU LHO..!!! di pelihara sampai gemuk

  5. brigade jalan raya says:

    liat aja balapan qatar 2014. rossi baru belajar elbow down. jadi 2015 ini memantapkan serangannya. dari analisa lap time per sektor saja rossi terbaik. qatar 2013 rossi sudah kelihatan kompetitifnya.

  6. brigade jalan raya says:

    liat aja balapan qatar 2014. rossi baru belajar elbow down, tapi bisa bersaing dengan marc. jadi 2015 ini memantapkan serangannya. dari analisa lap time per sektor saja rossi terbaik. qatar 2013 rossi sudah kelihatan kompetitifnya.

  7. paidi says:

    Ya b3sok di austin lagi mas doll,,,,
    Seberapa kompetitifnya vl dibanding mm

  8. RPMspeed says:

    antara skill dan keberuntungan juga sih ,tapi kayanya skill dan pengalamannya lebih menentukan 😀

    ——————
    Tips , Kelebihan dan Kekurangan Stang Jepit ada disini 😀
    http://rpmsuper.com/2014/05/13/tips-memilih-dan-kelebihan-menggunakan-stang-jepit/

  9. honbul says:

    diulang lagi balapannya sampe markuwes menang.

  10. Paijo says:

    Ducati memang gak mau nmr satu krn status factory 1 bisa langsung dicabut dorna, makanya dovi mengalah

  11. Paijo says:

    Siapapun boleh nmr satu asal bukan si gogon tukang cari seribu alasan

  12. st3v4nt says:

    Menang sih menang aja gak usah pake karena lawan lagi meleng lah, gangguan teknis lah, busa helm melorot lah…..balapan itu bukan urusan pembalap geber motor doang tapi dimana satu tim lebih siap dibanding tim lain juga menentukan….

  13. brigade jalan raya says:

    di austin itu mengandalkan speed. ya siapa lagi kalo bukan ducati & honda. jadi yamaha ga ada kans. kecuali ada keberuntungan.

    • sontoloyo says:

      ducati juga sudah dipotong jatah bbm-nya jadi 22 ltr … tahun lalu podium 3 masih pakai jatah bensin 24 ltr … menarik utk dipantau perkembangan ducati …

  14. ocid w@e says:

    coba klo marquez ada didekatnya bisa juara gak? lebih hebat marquez dari urutan buncit bisa finish ke-5, kelas motoGP lho….!

Leave a Reply

Your email address will not be published.