Statmen Presidan Klub Lamborghini Indonesia Tentang Plat Nomor Dikecam Netizen

lamboaventador

lamboaventador

Nampaknya penampakan rombongan 9 Lamborghini yang dikawal polisi dimana 7 diantaranya tidak menggunakan plat nomor depan, terus menjadi perhatian dari para netizen. Utamanya setelah ada statmen Presiden Club Lamborghini Indonesia Lal De Silva bahwa pemasangan pelat nopol di bagian depan mobil sulit dilakukan, karena dari sananya memang tidak ada tempatnya. Banyak yang mengecam statmen tersebut tidak sesuai fakta di lapangan.

banner-440x100px

konvoi lmabo tak pakai plat nomor depan

konvoi lmabo tak pakai plat nomor depan

Detik oto misalkan menulis artikel dengan judul, “Karena Klub Lamborghini RI, Negara-negara Ini Bukan Eropa Lagi”Β  yang di dalamnya diisi dengan hasil penelusuran detik oto bahwa di Belanda, Belgia, Jerman, Prancis, dan Italia, ternyata Lamborghini dengan model tersebut tetep memakai plat nomor dan bisa dilakukan. Hal itu dibuktikan dengan penampakan beberapa foto di atas. Contoh kongritnya di Belanda misalnya, bahwa Lamborghini-lamborghini tetap diwajibkan memasang pelat nopol bagian depan sebagaimana di Indonesia, kalau tidak, ya akan berurusan dengan polisi.

Sementara itu di tempat lain seseorang berkomentar di FB dengan cukup pedas, sebagai berikut!

“Sayang mas… otak kalian lebih murah dari mobil yang kalian beli….”

Ada lagi yang membuat meme cukup nylekit seperti di bawah ini nyomot dari kang Amama:

lambo tanpa plat nomor depan

lambo tanpa plat nomor depan

lihat yang ini gan di eropa!

lambo eropa

lambo eropa

Dan ini komentar lengkap eyang Idrus!

uu plat nomor

uu plat nomor

Hemm, bijimana menurut agan sekalian!

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

20 Responses to Statmen Presidan Klub Lamborghini Indonesia Tentang Plat Nomor Dikecam Netizen

  1. capruk says:

    yehehhhhe

  2. wns says:

    masih di indonesia bro
    πŸ˜€

  3. Media88 says:

    Modif plat nomor di tilang,
    Tanpa plat nomor di kawal….

  4. pandu says:

    Itu mah mau dikawal ke rutan mas, jgn salah paham dulu hahahaha

  5. pikolo says:

    Tempel pake lem pake epoxy aja plat nomernya kalo tetep ga mau bolongin bodi / bikin dudukan plat nomer. Toh nyabut plat nomer juga 5 taun sekali ini.

  6. adong says:

    sepertinya mereka memilih ditilang daripada memasang plat nomer, bagi mereka ….denda tilang sih lebih mirip uang tip πŸ™‚

  7. andhi2010 says:

    Penyembah kaum kaya dan uang

  8. fery says:

    bijimana gan,ga gmna gmna gan πŸ˜€

  9. brigade jalan raya says:

    harga bikin plat buka ga ada duit bang. tapi aliran uang habis buat nayar cicilan masih sisa 1 miliyar :mrgreen:

  10. gusteg79 says:

    jgn salahin yg make lambo… tapi penegak hukum nya aja yang katrok

  11. dwi says:

    halah TAINGASU dg polisi dimarih…BUSUK SEMUA AKHLAQNYA.
    tinggal nunggu adzab ajah..jelas jelas ketodak adilan ditegakkan dan hukum dijual belikan.

  12. Joko says:

    Ujung2nya duit. Walaupun melanggar hukum, asal punya duit, polisi tetap melindungi. Sudah jadi rahasia umum kalau polisi kita biasa disuap.

  13. bargas says:

    OKB …orang kaya belagu..

  14. Eddy says:

    kaykanya “pengawal” itu perlu ditindak, karena menyalahi tugas dia yang sebenarnya…*yang penting dibayar mahal hahahaaa

  15. star kid says:

    denda maksimal 500 ribu bagi pemilik lambo mah recehan doank…mereka milih ditilang daripada masang plat nomor…

  16. sultan says:

    Klo misal saya punya lambo,saya juga ga mau pasang plat nmr depan
    ngerusak estetika

  17. Paijo says:

    Talk show di metro tv td pagi polisi juga kliatanya gak mau menyalahkan pemilik lambo dg mengatakan itu lambo tipe terbaru jd msh dirundingkan dg pemilik lambo. Ckakakaka…
    mgkin dg alasan tsb biar polisi tdk disalahkan pdhl sudah jelas gak pake TNKB adalah melanggar hukum. Wis EMBOHLAH

  18. yoga says:

    Heran liat org yg komen disini spt nya gak suka sm pemilik mobil/mobil mewah ato motor mewah, klo gak suka knp gak samperim ato ngomong lgs sm yg punya, kan beres dan tuntas drpd cm didunia maya semua org bebas nulis apapun tanpa ketemu alias surat kaleng.

    Apalagi yg punya BLOG dan komentar tetap pakai bawa2 UU/PERATURAN pdhl klo dipikir scr logika tiap detik tiap menit tiap jam brp byk motor dan BIKERS yg melanggar dijalan umum, boleh dong org lain yg liat pakai UUD/PERATURAN spy para BIKERS utk bisa tertib rapi dan sopan spt Drivers/Pengendara.mobil, FAIR dan ADIL KAN?? Jd jgn krn ada mobil/motor mewah dijalan gak pakai plat no pol lgs dikomentari krn UUD lah, bodong lah, dll. Trus nanti ada pemilik mobil dan motor mewah mau BERGAUL KEBAWAH LGS DEH DIBANGGA2 IN, DISENENGIN KRN DIANGGAP MAU MERAKYAT. Apa itu namanya bukan MUNAFIK?? Apa itu namanya bukan suatu KCEMBURUAN/KESENJANGAN SOSIAL??? Sbg BUKTI NYATA knp dibilang HARUS MAU BERGAUL KEBAWAH SPY DISENENGIN?? Wkt ultah club HD beberapa thn lalu byk para BIKERS, Club/Komunitas motor biasa yg datang tp mereka semua keliatan senang dan sgt membanggakan, ini BUKTI NYATA BUKAN PEMBENARAN, silahkan cari pembenaran dan pembelaan

Leave a Reply

Your email address will not be published.