Sopir Truk Kakek-kakek 65 Tahun, Dihajar Rombongan Klub Motor

begal motor dihajar massa
sopir truk dihajar pemotor

Ini sebenarnya kasus lama, pas 2 hari menjelang lebaran lalu, kasus sudah dilaporkan ke polisi, namun mungkin karena polisi boleh jadi sedang sibuk melakukan pengaturan lalulintas lebaran, maka laporan baru diproses sekarang.  Ya, ini adalah kasus yang menimpa Mbah Takat yang sudah kakek-kakek berumur 65 tahun yang menjadi sopir truk, dia adalah warga Dusun Mitir RT06/RW03, Desa Sumbersawit, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, si mbah ini babak belur dikeroyok anggota Romobongan Moge yang sedang jalan-jalan, gara-gara tidak memberi jalan saat rombongan itu mau mendahului. Simbah ini selain pelipis kirinya sobek, seluruh mukannya lebam, rahang kanannya sampai sekarang masih terasa sakit. Janji mengobatkan juga tidak ditempati oleh rombongan pemukul. Kini kasus ini diangkat ke permukaan oleh media karena otomatis aktu itu pliputan juga fokus laporan lebaran.

Mbah Bibit, istri mbah Takat seperti dilansir pada kabar Magetan pojok berita Surya, waktu itu mbah Takat bergegas kembali ke garasinya di Magetan sesudah mengirim titipan dari Madiun, ia ketemu rombongan Moge itu sejak di Maospati menjelang masuk ke jalur jalan menuju Magetan di jalur jalan menuju Magetan di wilayah Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Rombongan Moge itu seperti ingin mendahului dengan mempermainkan suara mesin motornya. Namun karena kondisi jalan di wilayah Desa Sugihwaras sempit dan arus lalu lintas sangat padat, korban tetap berjalan ditengah.

Si mbah ini tidak minggir, waktu memasuki Dusun Ndokbrancang, Desa Sugihwaras, salah seorang dari anggota Moge itu berhasil mendahului dan motong serta berhenti tepat di depan truknya si Mbah Takat ini, mbah Takat kaget,  spontan menginjak rim kakinya mendadak. Efeknya, puluhan Moge yang berada dibelakang trus secara beruntun tabrakan dengan sesama Moge. Dan langsung si mbah ini diseret keluar dan digebugin.

Kasus ini berhenti waktu itu, namun belakangan mencuat kembali dan diblow media. Sayangnya simbah belum cerita klub motor apa yang mengeroyok, wallau a’lam.

Advertisements
Advertisements

9 Comments

  1. Yg seperti ini semakin memperkuat image negatif pengendara moge. Masih ada yg membela diri lagi nggak ya?

  2. Kadang pengendara lainpun harus sadar dan mikir, kendaraan bermuatan tidak bisa seenaknya disuruh minggir karena alasan safety baik kendaraannya, muatannya maupun pengguna lain yg kena akibatnya.
    Klub motor banyak yang arogan sekarang ini, tp kalo ada anggotanya yg ketinggal mirip monyet kecebur got.
    Jalan beriringan, bleyer-bleyer, klakson-klakson, sirine, strobo, tongkat tukang parkir meresahkan pengguna jalan lain.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin