Kasat Lantas Sijunjung Bantah Anggotanya Tendang Pelanggar Lalin Hingga Tewas

Kasat Lantas Sijunjung Bantah Anggotanya Tendang Pelanggar Lalin Hingga Tewas
Kasat Lantas Sijunjung Bantah Anggotanya Tendang Pelanggar Lalin Hingga Tewas

Kasat Lantas Sijunjung Bantah Anggotanya Tendang Pelanggar Lalin Hingga Tewas. Ya, seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa 1500 Massa Ngamuk menyerang polres Sijunjung!  Meereka protes polisi yang menurut mereka menendang seorang anak muda yang gak pake hel saat razia. Pemuda ini jatuh dan meninggal karena luka di kepala. Nah, belakangan Kasaatlantas Sijunjung membantah kabar ini.

Ya, kabbarnya memang berseliweran lain-lain versi. Baik dari jumlah mayarakat yang protes, maupun kronologi penyebab kecelakaan. Satu bersi mengtatakan bahwa ratusan orang dari daerah Muaro Gambok, Pasar Jum’at dan Jorong Pamatang Panjang. Kecamatan Sijunjung protes dan menyerang Mapolres Sijunjung. Versi lain mengatakan bahwa kejadian pada Selasa (26/7) sekitar pukul 13.40 WIB itu ada sekita 1500 massa menyerang.

Sementara itu mengenai penyebabk protes juga simpang siur. Info di masyarakat berkembang bahwa Oknum polisi menendang seorang Alan Wahyudi (15) yang tak pake helm saat razia. Alan ini kemudian terjatuh dan meninggal dunia di Puskesmas, Senin (26/7) malam.

Kasat Lantas Polres Sijunjung AKP Alkhadri melalui barometer rakyat ternyata membantah isu yang berkembang ini. Ia menilai isu yang berkembang ini sangat memojokan kepolisian. Menurutnya jajarannya sudah bertindak sesuai prosedural, dan tidak benar ada anggotanya yang melakukan penendangan.

penyerangan polres sijunjung
penyerangan polres sijunjung

Menurutnya kejadian sebenarnya adalah saat ada razia, Korban yang masih dibawah umur yakni 15 tahunu ini kaget. Dia mungkin dia belum memiliki surat kelengkapan berkendara, lau tidak mengenakan helm. Makanya ini boleh jadi menyebabkan ia takut lalu kehilangan kontrol memacu kendaraannya sekencang mungkin kearah petugas. Dan akhirnya lepas kendali lalu kepalanya menghantam trotoar.

Vidionya klik di sini Gan!

Menurut pak polisi ini jajarannya di fitnah. Boleh jadi ada yang melakukan provokasi seperti ini. Masih menurut pak polisi ini bahwa melihat hasil  olah TKP, penendangan ini tak masuk logikanya. Speed diatas 80Km/jam, saat polisi mendang tidak mungkin polisi ini tidak cidera, minimal terkilir atau luka lecet. Demikian menurut pak Kasatlantas.

Advertisements
About Bonsai Biker 5800 Articles
Pecinta bonsai dan otomotif

2 Comments

  1. jangankan polisi, rakyat sipil pun, misal sampeyan pun atau siapa ajalah yang lihat bocah ingusan naik motor sruntal – srintil dijalan rasanya pengen nabok.
    dari berita yang simpang siur pun mungkin masyarakat disana sudah terlanjur geram dengan ulah aparat terjadilah bentrok.
    netral lho saya.

  2. Emang susah urusan sm bikers/mocil ato orang2 bawah krn klo salah gak mau ngakuin tp mintanya selalu dianggap yg paling bener, klo udah kepepet keluar deh JURUS PAMUNGKAS NYA YAITU l FAKTOR FINANCIAL LAH, MERASA ORANG KECIL LAH, DLL

    Klo peraturan dibuat keras tegas dan ketat pasti dianggap nya GAK PRO KE RAKYAT BAWAH tp dibuat simple justru PELANGGARAN TERTINGGI DIPEGANG ORG2 BAWAH (sm spt mata pisau, Hukum tajam kebawah dan tumpul keatas)
    Mau diapain lg, ya spt itulah kehidupan mocil dan masyarakat bawah jd gak usah heran jg klo kehidupannya segitu2 jg alias monoton dan buat hibur diri sendiri, besarkan hati diri sendiri dan org lain bilangnya mensyukuri. Klo penghasilan kurang atau makan kurang atau biaya sekolah kurang dll gak boleh ngeluh kan harus mensyukuri yg ada (HARUS FAIR)

Leave a Reply