Ujian Eksistensi Motor Baru Yang Kadang Bikin Berang, Dari Dikatain Njiplak Hingga Power Bodong

kemiripan dalam motor
kemiripan dalam motor

Ujian Eksistensi Motor Baru Yang Kadang Bikin Berang, Dari Dikatain Njiplak Hingga Power Bodong. Yup mas bro, dalam pepatah memang sering kita dengar “Ada gula ada semut”.  Ada produk ada pula penggemarnya. Nah beda dengan hewan, manusia yang ngerumunin gula belum tentu semua makan gulaatau gemargula, ada yang cuman boleh jadi hanya ngegrumunin gula dan ngomentarin gula. Di sinilah yang sering terjadi, pada sebuah produk yang keluar, bak gula yang dikerubung, tapi yang ngerubung itu taksemuanya penggemar, adalah beberapa diantaranya yang suka dan ada yang tidak suka. Adayang memuji, ada pula yang  mencaci. Ya ini sudah lumrah, manusiawi, dan natural, dalam dunia ini ada yang suka dan ada yang tidak suka.

Ya, seperti launch Yamaha  R 15 yang baru kemarin diakukan, ada banyak orang memunji desain, fitur hingga power motor ini. Namun sebaliknya ada yang mengkritisi dan menyatakan ketidaksukaannya. Ada yang mengatakan bahwa motor ini desainnya mirip CBR 600. Bahkan ada yang dengan terang-terangan mengatakan ini njiplak. Ya itulah kondisi sosial saat ini gan, dengan adanya Sosmed semua bisa komentar sesuai keinginannya.  Ya akhirnya kita hanyabisa mengatakan bahwa itu hanyalah ujian untuk eksistensi sebuah motorbaru.

Lebih lanjut, kalau menurut James Bons, dengan melihat pergerakan produk motor dan respon netizen, motor baru, eksitensinya memang selalu mendapat “PUJIAN dan UJIAN”. Nah ujiannya yang jadi titik berat dalam tulisan ini.  Yup, dari pengamatan ini Jmes Bons menggolongkan ujian ini kebanyakan terjadi pada beberapa masalah, yakni  Masalah Desain, Abilitas dan Durabilitas/Spec, 3 S, Marketing, dan Harga.

Desain

Ya, desain ini menempati urutan paling atas, karena memang ini yang namak, terlihat langsung oleh pecinta otomotif. Cocok langsung dipuji, gakcocoklangsung dicaci. Ya terkadang takbisa dipungkiri, bahwa sebuah produk memang ada unsur kemiripannya dengan produk serupa dari merk lain. Bahkan memang ada kasus yang nyata-nyata menjiplak. Disinilah kasus cela-mecela terjadi.

New R 15 Mirip CBR 600
New R 15 Mirip CBR 600

Sebut aja brand secara terang terangan ya gan, karena memang inilah yang sering jadi polemik di lapangan. Kasus CB 150 R punya Honda, dulu ramai dikatain mirip V-ixion model lama. Bahkan ada yang dengan keras mengatakan motor ini njiplak Yamaha V-ixion. Nah kini kasus serupa terjadi, namun sebaliknya, Yamaha yang dikatain mirip. Ya, ramai di sosmed dikatakan bahwa All NEw R 15 2017 dikatain mirip CBR 600.

So itulah riak-riak Sosmed, tergantung kita bagaimana menanggapinya.

Abilitas dan Durabilitas/Spec

Untuk masalah Abilitas, misalnya, sering ada komen pedas, bahwa spec yang disampaikan pabrikan ternyata tak sesuai ketika diukur dengan dyno. Nah hal ini kemudian dipublish di sosmed, lalu menjadi ramai menimbulkan polemik, karena satu kelompok menganggap itu adalah sebagai sebuah kebenaran, sementara kelompok lain menganggap itu hanya pembenaran.

Demikian juga terjadi dalam masalah durabilitas. Ya, motor memang buatan manusia, tak lepas dari luput dan kurang. Saat sebuah produk salah satu atau persen dari produknya bermasalah lalu direcall, maka di sini menimbulkn polemik. Dikatain motor abal-abal, gampang rusak,klothok-klothok, ember pecah, motor plastik dan sebagainya.

Lagi-lagi inilah salah satu sisi riak-riak permotorn dalam negeri ini.

3 S

Untuk kasus 3 S ini berkisapada masalah 3S, khusunya masalah Service dan Spare part, Masalah Sales atau Marketing biar topik sendiri aja gan.  Ya, yag mendomnasi adalah masalah srvice. Sering terjadi motor lama mendapat respon, karena rusak ketika masih dalam masa garansi. Entah itu klotok-klotok, ngebul,atau yang lain. Nah hal ini  seringdibawa ke dunia maya dan menjadi viral sekaligus polemik.

Pernah jug menjadi polemik dan menjadi buah bibir, bahwa motor A, tapi nyervicenya di bengkel merk B. Spare part motorA susah dicari akhirnya menggunakansparepart motor B. Nah, ini merupakan calon riak-riak dunia maya.

Marketing 

Untuk masalah marketing yang menjadi ujian adalah sering kali dealer daerah membuat ulah. Misalnya motor kalau laris DPnya digedin, kalau belicah susah, bisanya kredit.Nah kalau kredit kan salesnya dapat 2 komisi, bahkan 3. Dari dealer, dari perusahaan Finance,dan kadang-kadang dari konsumen.

Selain itu ada pula dea dealer nakal, kadang mereka menggunakan promosi pada sales freelan, dimana kadang mereka ini dikasih bonus jaket, helm dan sebagainya. Padahal sejatinya jaket atau hem ini adalah hak konsumen.

Nah, ini juga sering menjadipolemik dan menjadi batu sandungan buat sebuah produk baru untuk meraih sukses di hati pembeli.

Harga

Harga ini sering kali mendapat bullian dari netizen dengan kalimat, “beli pepesan kosong”. Masalahnya produk A yang sekelas dan semodel dengan produk B, harganya lebih murah atau bahkan jauh ebih murah dari produk B. Nah, para hatter pasti rama membicarakan hal inisehingga bia jadipolemik.

So, pada akhirnya, dalam setiap produk boleh jadi selalu ada penggemar dan pembenci, so ya woles aja,anggap aja masukan.

Advertisements

14 Comments

    • halah, gak usah malu malu, noh ABDUL SATAR yg punya indobikermags, dulu pas ahm dikatain nyontek dia bilang, “motor desain mirip itu gapapa” eh pas sesembahan nya dicontek marah marah kayak sebulan gak dapet jatah

  1. Mbah napa dulu ga ada yg ribut ya,,, padahal motor mirip semua tampangnya… lampu bulet atau kotak… kemiripan HL dari depan ampe 95% 😀

  2. Mantap bro ulasannya, namanya juga fenomena konsumen.. Justru disini seninya persaingan bisnis, ada bumbu” yg sedikit pedas dan mengulik untuk dibahas..
    BTW salam kenal, kalo berkenan saya mau kasih sedikit masukan, tolong untuk artikel selanjutnya lebih diteliti lagi ejaan dan salah ketik artikel mas bro sebelum di publish demi kenyamanan bersama..
    Kurang lebihnya mohon maaf, salam biker 🙂

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan