Hal Brengsek Yang Bikin Emosi Saat Mutasi Kendaraan Bermotor

Mutasi Kendaraan Bermotor
Mutasi Kendaraan Bermotor

Bonsaibiker.com – Mas bro, kilas mutasi, sedikit pengalaman arisekian kali James Bons mangurus mutasi kendaraan bermotor dari Jakarta ke daerah. Ya, tu he pont saja gan, ada beberapa Hal Brengsek Yang Bikin Emosi Saat Mutasi Kendaraan Bermotor. Jadi ketika James ngurus mutasi, sering lancar, aman, dan pernah juga ada beberapa masalah yang bikin pusing, sehingga kita perlu keluar waktu, tenaga, pikiran, dan uang. Pokoknya ada aja suatu ketika mutasi ini bikin gedeg dan emosi.

Masalah yang paernah James Bons alamai secara umum bisa dikategorikan kedalam dua masalah yaitu:

  • Pertama masalah yang berhubungan dengan ketidaksingkronan antara kebijakan pusat dan daerah
  • Ke dua adalah masalah yang timbul oleh calo

Pertama, masalah tidak singkronnya pusat dan daerah. Ini sering di alami oleh para pengurus mutasi kendaraan bermotor pemula,atau sebutlah, masih baru pertamakali ngurus mutasi. Banyak diantara kita  yang husnuzon saja pada pak polisi, bahwa di pusat, alias di Jakarta sudah semuanya point-point yang tertera dalam buku juk-lak mutasi dipenuhi oleh Samsat Jakarta. Namun ternyata tidak. Kalau kita tidak teliti, sering ada beberapa unsur kelengkapan yang tidak ada dalam berkas mutasi yang kita ambil dari jakarta yang akan kita bawa ke daerah. Misalnya berkasnya hilang, keselip, atau ada alasan lain, tapi oleh samsat Jakarta tidak dibuatkan pengantar atau keterangan bahwa berkas tersebut hilang, atau terselip, sehingga ketika berkas sudah sampai daerah, daerah tidak mau menerima berkas tersebut dan harus dikembalikan ke Jakarta. Mumet kan gan, misalnya berkas tentang faktur, izin masuk kendaraan dan sebagainya.

Bayangkan gan, anda dah ke Jakarta masukin berkas, lalu 3 minggu kemudian ke Jakarta lagi ambil berkas, eh setelah berkas disampaikan ke daerah ditolak, lalu agan sekalian harus balik ke Jakarta opo ra mumet ndasmu gan! Ongkos membengkak,waktu nambah, kerjaan nambah, capek iya,hasil masih nggantung. Jian pasti pingin mbianting mobilnya gan andai kuat ngangkat, wakakakakkaak!

Nah di sini, James Bons menyarankanbagiagan sekalian yang mau cabut berkas, hendaknya teliti, lihat di sampul map cabut berkas,point apa saja, teliti satuper satu, sudah ada semua apa belum. Kalau ada yang belum ada tanyain lagi gan, lalu minta. Kalau hilang ya minta pengantar atau surat keterangan bahwa ada berkas yang hilang atau keselip. Hehehe modyar gan mumet, kan! Ya gak lah, mustiteliti aja kok.

Ya itu pertimbangannya daripada minta jasa calo, biayanya gede gan, rata-rata cabut berkas pasti minta duit paling tidak sejutaan, padahal cabut berkas hanya 250 rebay. Ya mending urus sendiri gan, lebih murah, hanyasaja ya itu, kalau gak teliti, bisa bengkak di ongkos, wekekekek. Daripada-daripada-daripada.

Ke dua, Calo mutasi yang bikin jengkel. Ini lagi-lagi pengalaman James Bons pribadi dari sekian kali melakukan mutasi. Memang kalau James Bons lagi senggang ya sering kali urus sendiri, kalau dah sibuk ya terpaksa minta bantuan jasa pengurus mutasi, atau sebut saja calo.

Ya, memang kita musti berpikir positif dulu gan, tak semua calo itu seprul, banyak kok  calo yang amanah, ccepet, nggak terlalu nggetok harga. Tapi  ya di semua lini kehidupan ini, pasti ada aja namanya orang semprul bin brengsek.

Pernah James Bons alami, suatu ketika karena kesibukan yang luar biasa, James Bons minta bantuan calo untuk mutasi. Bayangin gan, perkara berkas gak beres-beres, James Bons dah cabut berkas lalu masukin berkas lewat calo, eh, gak jadi-jadi, ampek setahun lebih gak jadi. Akhirnya mutasi di tolak dengan alasan berkas tidak lengkap.

Mumet Ndasku gan. Akhirnya James Bons minta lagi berkasnya, lalu minta uangnya yang telah James Bons kasih ke calo ini. Urus sendiri, balikin ke Jakarta, lalu ganti tujuan, mulanya ke Cirebon, ganti ke Magetan. Alamak gan, hanya 3 hari STNK dah keluar, hanya seminggu setengah BPKP dah terbit. Dan biayanya, sesuai yang tertera dalam STNK,mm muanteb.

Balok lagi ke cirebon, ternyata si bapak calo tadi sebulan kemudian gak boleh beroperasi di samsat, alamak. Ya, barangkali ada urusan yang gak beres dengan pak polisinya gan, gak tahu.

Ya, itu sekedar share masalah mutasi  gan. Ya jangan takut mutasi sendiri gan, intinya, urus sendiri juga bisa mumet kalau gak teliti, urus ama calo, juga bisa mumet kalau dapatcalo yang gak bener.

Advertisements
Advertisements

9 Comments

  1. Walah..mbaca aja ak ikut gregetan mbah bon.. palagi sampyan msti grundel pegel erosi campur dadi siji.. tp mbh, klo ada showroom yg bersedia memutasikan lngsung ke nma pmbeli itu gimana mbh? Di jamin keaslianya ato ttp msti hati2. Gmn mnurut mbh bon?

    • menurut saya memang mending mutasi sendiri gan, jadi kita tahu apa yang kurang dalam arsip kita,btw kalau show roomnya terpercaya ya gpp mas bro, tapi setelah jadi bpkb danstnk,kita musti cekck keabsahannya ke samsat.

  2. Masalahnya klo mutasi sendiri gk kuat ma masalh yg psti timbul kyak sampyn itu mbh.. baca aja pening😀😀😀 jozz maksih infonya mbh bon..

  3. Kalo masalah mutasi, apalagi jauh bgt ya ngelu kang. Yg ane lakuin biasanya tanya ke samsat tujuan berkas apaan yg dibutuhkan.

    ntr di samsat asal ane mintain tuh berkas2 yg diminta samsat tujuan, kalo ada yg ilang/keselip wajib tuh minta surat pengantar. Biasa sih dikasih daftar dan nomor kolektif berkas nanti.

    sing pnting ra mok walik mobil e kang wkwkwkwk

  4. Sama kisah kayak kisah saya, ngurus sendiri malah repot sampe 5x k samsat buat nyabut berkas gara” dari plat B ke A padahal sama tangerangnya. Pertama di janjikan 1 bulan untuk cabut berkas lalu datang belum jadi nunggu seminggu namanya salah tapi alamat bener, tunggu seminggu lagi sudah di benerin pindah samsat suruh balik lagi katanya ada yang hilang berkasnya. Akhirnya lewat calo karena kesal bolak balik dengan jarak 70 an km pp sampe skg belum kelar dari bulan oktober awal. Tepok jidat alangkah lucunya negeri ini

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin