Plus Minus Mobil Eropa vs Jepun, Simak Bro

Plus Minus Mobil Eropa vs Jepun

Bonsaibiker.com – Brader sekalian mobil jepun dan eropa tentu punya kelebihan dan kekurangan sendiri yang layak untuk diperhitungkan ketika kita membeli mobil. Ada beberapa orang yang begitu antinya terhadap produk Eropa dan juga sebaliknya ada yang begitu anti produk jepun. Berikut ini monggo kita diskusi sedikit kekurangan kelebihan Mobil Eropa vs Jepun. Tepatnya adalah komparasi mobil terkait Plus Minus Mobil Eropa vs Jepun

Gambar Honda Accord Cielo 1997Gambar Honda Accord Cielo 1997
Gambar Honda Accord Cielo 1997

Plus Minus Mobil Eropa

  1. Kelebihan
    1. Interior dan eksterior mantab.
    2. Kualitas besi lebih bagus.
    3. Fitur canggih.
    4. Mengutamakan safety
    5. Bandel
  2. Kekurangan
    1. Boros.
    2. Spare part mahal dan susah.
    3. Service tak bisa ke sembarang bengkel.
    4. Terlalu berat bodynya.
    5. Harga jual rendah

Plus Minus Mobil Jepun

  1. Kelebihan
    1. Irit.
    2. Bodi Ringan
    3. Handling gampang
    4.  Spare part murah dan banyak
    5. Service bisa di sembarang bengkel.
    6. Harga jual tinggi
  2.  Kekurangan
    1. Body gampang kropos
    2. Melayang bila di kecepatan tinggi
    3. Terlalu mengutamakan gaya dan mengejar harga sehingga part kurang berkualitas.
    4. Tidak eksklusif karena banyak yang punya
    5. Safety kurang, misalkan banyak yang gampang dicuri

Haa sebagai barhan pertimbangan monggo dilihat beberapa mobil jepun macem espas atau charry lansiran 95-98  dah dijumpai banyak yang kropos, namun demikian gampang diperbaiki bila terjadi kerusakan karena banyaknya part yang tersedia. Sebagai bandingan, sejauh ini James Bons belm pernah menjupai blazer yang lansiran 96-97 yang kropos, pasti rangka dan bodynya masih kuat-kuta, namun begitu si Blazer ini partnya susah kita jumpai di pasaran bebas kecuali di kota besar atau di bengkel spesialis dan bengkel resmi.

Ha monggo dilanjut, ini hanya sebuah wacana sedikit, semoga bermanfaat.

32 komentar pada “Plus Minus Mobil Eropa vs Jepun, Simak Bro

  • 15 November 2011 pada 13:39
    Permalink

    masalah langka spare part dan mahal harganya part bnr2 jd nilai minus

    Balas
  • 15 November 2011 pada 14:29
    Permalink

    nyuwun sewu, tanya gan, yg dimaksud charry itu apakah suzuki carry? sama opel blazer itu dari eropa atau amerika sih? matur nuwun

    Balas
    • 16 November 2011 pada 02:27
      Permalink

      tul, salah ketik carry, dari suzuki, lalu opel blazer adalah produk amerika yang secara spek sama dengan model2 eropa

      Balas
  • 16 November 2011 pada 02:19
    Permalink

    spare part menentukan harga jual kembali

    Balas
  • 16 November 2011 pada 08:51
    Permalink

    beli kijang aja, spare partnya ngampar…hehe

    Balas
  • 16 November 2011 pada 10:42
    Permalink

    keracunan blazer juga aku mbah. . . .

    nabung ah. . . .

    keep brotherhood,

    salam,

    Balas
  • 16 November 2011 pada 11:20
    Permalink

    kalo buat entry level duit pas2an…
    cocoknya espass atau carry mbah?

    Balas
    • 16 November 2011 pada 16:30
      Permalink

      untuk entry level : beli saja hyundai grand avega atau kia rio, atau kia all new picanto, rasa eropa, selera eropa, kualitas eropa, harga jepang

      Balas
  • 16 November 2011 pada 23:12
    Permalink

    blazer dgn espass atau carry……ya gak seimbang atuh mas seharusnya dr harga yg sama dan thn pembuatannya….hihihi…diralat ah kurang memuaskan

    Balas
    • 17 November 2011 pada 08:00
      Permalink

      blazer adalah varian termurah dari produk eropa, mungkin yang lebih murah hanya pougeot 406, itupun juga kadang sama arga dngn blazer

      Balas
      • 18 April 2012 pada 12:25
        Permalink

        ha ha ha, blazer bukan varian murah, beli blazer=beli bodi bonus mesin, mesinya sampah, harusnya pakai versi amerika punya.

        Balas
  • 17 November 2011 pada 01:10
    Permalink

    benar2 imbang plus minusnya.. emang mobil eropa gak asal kaleng, tp lbh sk model jepun kek AE 86,

    Balas
  • 19 Desember 2011 pada 12:14
    Permalink

    kek , saya bingung milih trajet atau carens . dua duanya rasa eropo

    Balas
  • 5 Maret 2012 pada 01:43
    Permalink

    siapa bilang mobil jepang besinya lebih jelek dari eropa?salah besar om,membandingkan mobil tu dari kelasnya n harganya…sekarang kita lihat opel blazer yang harganya 70jtan pada tahun 96 dibandingin sama espass dgn harga 25 jt an pada tahun 96?kalo mau membandingkan ya dengan nissan terano yang kelas sama harganya sejajar.hasil test pada masa itu terano unggul di sisi performa dan kenyamanan(terano sudah pake per keong,blazer masih per daun pisang).apalagi kalo dibandingin dengan toyota landcruiser(harga baru tahun 96 150-200jt)merupakan jip termahal di indo pada waktu itu dan harganya setara sedan mercy,saya jamin kualitas body interior,kenyamanan,tebal dan bahan besinya jauh lebih bagus dari blazer kebanggaan penulis…
    jadi sangat tidak tepat membandingkan produk mobil menurut negara pembuatnya.hanya orang-orang bodoh dan fanatik sempit yang punya penilaian seperti itu.jadilah orang yang obyektif dan cerdas seperti majalah2 otomotif luar negeri seperti auto car atau car n driver,yang kerap kali memenangkan mobil jepang dalam test komparasi yang sangat obyektif dan mencerdaskan pembaca.

    Balas
    • 18 April 2012 pada 12:31
      Permalink

      yes, plat jepang memang suck, plat body terrano dan blazer memang seimbang kekuatannya, tapi jepang memang jarang bikin mobil yang bodynya tebal, contoh uno, mobil murah, toh bodinya tebal, yang lumayan tebal bodinya contoh: Fj40 minimal 1.2mm, kalau sedan contoh eterna, tebel tuh.

      Balas
  • 5 Maret 2012 pada 01:48
    Permalink

    toyota corona tahun 90 saya belum keropos,belum pernah di cat ulang,tapi ketika diketuk bodinya suaranya dug dug padat bukan tang tang,yang membuktikan bahwa bahan bodynya memng sangat tebal.perlu di ketahui harga baru corona pada waktu itu hampir sama dengan bmw 318

    Balas
    • 18 April 2012 pada 12:33
      Permalink

      yah corona sih belum tebel, tuh crown ex taksi th 1992, asli mantep tuh bodi

      Balas
  • 8 April 2012 pada 10:13
    Permalink

    carilah mobil yg sesuai kebutuhan, dan value for money, untuk saat ini yg pegang adalah korea car sebagai mobil yg value for money, kualitas baik, rasa eropa harga di bawah jepang, silkan buktikan, butuh modem klik aja http://www.modemmurahusb.com

    Balas
  • 20 April 2012 pada 20:27
    Permalink

    kepada inline4
    anda salah besar membilangkan mobil jepang masih baik kualitas bodinya…
    dan siapa bilang mobil jepang memenangkan tes komparasi…
    perlu anda ketahui dalam ajang kontes international..mobil eropa selalu menang seperti mercedes dan bmw….

    yang perlu semuanya tahu…
    mobil jepang mobil kualitas yang dalam pembuatannya tidak memikirkan keselamatan dan kenyamanan pengendaranya…
    dari bodi saja…mobil jepang memakai plat dengan ketebalan 0,40 mm-0,95 mm..
    sedangkan eropa dan amerika ketebalannya 1,00-1,50 mm..

    dan lagian mobil eropa adalah penemu dari semua teknologi2 mesin dari tahun 1900-sekarang…seperti :

    -penemu mobil pembakaran injeksi=chevrolet pada tahun 1980
    -penemu SRS airbag=Mercedes Benz pada tahun 1985..
    -penemu rem abs=BMW pada tahun 1988
    -penemu transmisi matik 7 speed dan triptronik=mercedes benz tahun 2003
    -penemu mesin sistem supercharger=mercedes benz
    -penemu lampu hid dan led=audi
    -penemu lampu sien spion=audi..
    dan banyak lagi..(lihat di buku sejarah otomotif dunia)

    mobil jepang hanya sistem Hybrid…dan irit bbm aja kelebihannya..

    mobil eropa tidak pernah membesar2 kan penemuannya sampai sekarang…
    mobil jepang..baru penemuan hybrid aja dibesar2in banget…

    saya saja sudah membuktikan sendiri…berbagi pengalaman yaa…
    tahun 2010 lalu saya pakai pajero sport exceed…
    dan pada hari minggu saya jalan2 sama teman saya…dan tiba2 ada mobil opel blazer didepan saya yang ngerem mendadak,lalu saya injak rem…dan mobil saya menabrak mobilnya…dan hasilnya mobil saya ancur sampai separoh kap mesin…dan mobil blazer itu hanya baret2 saja…
    sampai2 mobil saya di derek…dan untung ada asuransi..
    si blazer santai aja…dan dia malah jalan terus…
    saya lantas histeris…kok bisa begitu yaa?????
    mobil harga 350 juta kalah sama mobil 45 jutaan???
    saya heran seheran2nya…

    jadi…akui saja memang mobil eropa lebih baik dari kompetitor2nya…

    Balas
    • 26 April 2012 pada 10:54
      Permalink

      setuju gan. sy pengguna Peugeot 505 GR 86, tuh mobil plat-nya tebel banget. makanya mobil eropa terkenal berat dan anteb (bhs kampungnya). dibandingkan dengan mobil sekelasnya dengan tahun yang sama dr jepang seperti corona, cressida, accord, sy lihat bodi mereka sdh pada keropos dan bergelombang. mobil sy bodi & nat masih lempeng-peng-peng-peng. titik

      Balas
    • 27 April 2012 pada 00:16
      Permalink

      Setuju banget bang rulrul dan rano….saya pengguna Blazer DOHC LT, biar gembot…pantang menyerah dalam kondisi medan apapun.

      Balas
    • 15 September 2012 pada 22:06
      Permalink

      Setuju Om, kalau eropa terutama saya gak bilang Amerika ya,
      kalua membuat kendaraan yang diutamakan adalah keselamatan dan kenyamanan calon pembeli. gak asal murah supaya laku keras.
      Ada lagi perbedaan Eropa dan Jepun :
      1. Jepun —> membiarkan spare partnya ditiru sehingga calon pembeli bebas memilih dari KW-0 sampai KW-5 ada, tapi kwalitas ya…. pasti beda banget sama yg asli.
      2. Eropah —-> jarang sekali ada spare part yg plasu/ imitasi karena dari produsenya memang menjaga supaya pembeli gak kecewa dengan mutunya, paling kecewa dengan harganya yg bisa 1 banding 5 dengan spare part sejenis punya Jepun.

      Balas
  • 3 September 2012 pada 16:34
    Permalink

    You need to be a part of a contest for one of the highest quality blogs on the net.
    I’m going to recommend this blog!

    Balas
  • 24 Oktober 2012 pada 20:00
    Permalink

    Trims utk infonya,cuman yg perlu sy pertanyakan lagi mslh kerusakan yg sering terjadi di mobil eropa itu apa aja.

    Balas
  • 25 Oktober 2012 pada 23:12
    Permalink

    mbl eropa emang top… tapi spare partnya bikin kita frustrasi dan mencret2

    Balas
  • 28 Oktober 2012 pada 08:31
    Permalink

    beli blazer itu seperti beli body mobil dapet bonus mesin, mesinya sampah begitu, ga heran harga barunya murah liat saja pajaknya pakai jenis minibus+mesin murah, kalau blazer asli 4.0 liter 4×4 nah itu baru mantep dan tergolong mobil mahal buat di sini, setanding cherokee

    Balas
  • 18 Mei 2014 pada 20:49
    Permalink

    Mobil eropa boros ??? ini atas dasar apa ya? Boros tidaknya mesin itu bergantung power mesin (hp) atas berat total mobil. Perbandingan power & bobot mobil ga imbang, pasti boros. Mau bukti? Contoh Xenia 1000cc & Xenia/Avanza 1300cc, kalo pernah pake keduanya pasti ente bakalan nemuin rpm yg 1000cc lebih tinggi pada kecepatan yg sama dgn jenis BBM yg sama. Itu artinya mesin 1000cc konsumsi bensin lebih banyak dari yg 1300cc di kecepatan yg sama. Trus kalo akselerasi 1300cc bisa lebih cepet naik kecepatannya daripada yg 1000cc..itu juga makan bensin lebih lagi cuman untuk naikin speed aja. Belom lagi saat cruising konstan. Juga faktor spesifikasi BBM. Mesin vvti Avanza/Xenia pasti konsumsi BBM pake pertamax jelas lebih irit daripada pake premium.

    Mobil eropa udah diitung segalanya, molai distribusi beban pada keempat roda, power/weight ratio, ga kayak Xenia 1000cc . Spek BBM juga pengaruh, kalo spek dari pabrikan msinnya untuk pertamax diisi premium ya jelas konsumsi bensinnya boros. Mau diapa-apain rantai hidrogen di premium lebih sedikit dibanding pertamax jadinya ledakan dalam ruang bakar lebih singkat & lebih kecil dibanding pertamax. Alhasil power mesin ngempos, ga kuat bawa bodi+muatan.

    Soal keawetan & biaya perawatan. Pendeknya gini, untuk mobil dgn kelas yg sama, waktu operasional sama, jarak tempuh & rute sama, jepang baru ganti part 2-3 kali si eropa baru ganti part 1x. Part eropa memang lebih mahal, tapi saat penggantiannya lebih kecil/jarang. Part jepang lebih murah tapi saat penggatiannya lebih banyak/sering. Kalo mau diitung beneran penggantian part jepang jatuhnya tetep lebih mahal. Ane bicara gini krn ane pernah punya mobil jepang & skr pake mobil eropa.

    Balas
  • 18 Mei 2014 pada 20:59
    Permalink

    Satu lagi soal toko part. Tentu saja yg eropa jarang njual, lha wong ya populasinya dikit. Coba kalo populasi mobil eropa lebih banyak dr jepang. Filosofi perawatan mobil eropa itu preventif, bukan korektif. Kalo part yg hampir rusak di mobil eropa segera diganti/diperbaiki, shg nggak ada ceritanya mobil eropa mogok & cari bengkel di tengah jalan. Beda dgn toyotoy.

    Jadi.. kalo mau ngebicarain mobil eropa (atao bahkan punya mobil eropa) mindsetnya digeser dulu… dikit aja. Jangan pake mindset make mobil jepang. Lha orang dimari mindsetnya kalo bisa mobil diisi seliter premium tapi bisa dipake dari sby sampe jkt, oli pun kalo bisa seawet mungkin ga usah diganti, performa mintanya top terus tanpa maintenance rutin.

    Balas
  • 1 Agustus 2014 pada 13:32
    Permalink

    part mobil eropa emang mahal karena ori, tapi part ori mobil jepang beda tipis malah sebagian ada yg lebih mahal part ori jepang, sekarang banyak juga part kw utk mobil eropa (seputaran bandung) tapi saya gak perna pake, betul sekali mindset musti di rubah kalo mo pake mobil eropa

    Balas
  • 16 November 2014 pada 22:18
    Permalink

    pilih mobil jepang, lebih cocok dengan tabiat orang kita.

    Pantyface , trend baru di jepang…

    Balas
  • 27 Desember 2014 pada 08:55
    Permalink

    Setuju dengan om rulrul. Setuju dengan om Inyong Inyonk. Spare part mobil jepang banyak di tiru. Sehingga kualitas nya jelas tidak terjamin.

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: