Kabar yang bisa jadi membuat kita ketar-ketir namun juga bikin kita mawas diri, setidaknya itulah yang diberitakan TEMPO.CO, hari ini bahwa mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie menilai mobil Esemka rakitan siswa-siswa sekolah menengah kejuruan belum dibuat secara profesional. “Mobil Esemka itu cuma dolanan,” kata Habibie di Jakarta, Rabu, 7 Maret 2012. “Pembuatannya tidak profesional. Masak anak-anak yang baru tamat sekolah menengah pertama (SMP) sudah mau jadi montir, ya pasti belum ada pengalaman.”

Meski Habibi menjelaskan bahwa membuat mobil haruslah RND secara mendalam dulu tak seperti sekarang instan, namun dia tetap memberi semangat pada generasi muda, terutama siswa sekolah menengah kejuruan yang telah merakit mobil Esemka. “Tidak ada sesuatu yang datang dengan percuma. Semua harus dilakukan melalui perjuangan yang dibarengi dengan pengorbanan. Kita tetap harus optimis terhadap masa depan bangsa,” kata dia.

Menurut Habibie sebaiknya usaha membangkitkan industri otomotif dalam negeri dimulai dari pengembangan produksi sepeda motor. Wa iya sih memang sebaiknya motor dulu wog penggunanya kebanyakan dari dunia permotoran,lebih menyentuh elemen kebanyakan masyarakat.