Ngeri, Pos Polisi Temanggung Dirusak Massa Gara-gara Kasus Tilang

Pos Polisi di perbatasan Temanggung-Semarang, yaitu di Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung dirusak ratusan massa yang diduga warga setempat, Rabu (21-8). Menurut berita yang berkembang aksi ini terjadi akibat ada miss komunkasi. Aksi ratusan massa itu diduga dipicu oleh penilangan sepeda motor milik warga oleh anggota Satlantas Polres Temanggung.

pos polisi Temanggung Dirusak Masa
pos polisi Temanggung Dirusak Masa

Setidaknya ada dua versi berita yang beredar di sisi, pertama menurut versi media internet, bahwa awalnya ada seorang warga naik kendaraan tidak memenuhi syarat, surat-surat, tidak menggunakan helm dan sepeda motornya protolan. Lalu ditilang pada 16 Juli, dan sidang pada 15 Agustus. Sewaktu warga tersebut akan mengambil sepeda motornya, namun tidak bisa menunjukan surat-surat, sehingga tidak bisa diambil, kemudian warga tersebut khawatir sepeda motor itu akan dimiliki polisi.

Versi ke dua menurut berita media TV pagi ini, warga dan khususnya si empunya motor khawatir kalau part motornya dipreteli polisi, lalu datang bersama banyak warga lain menyerbu post polisi tersebut.

Bahkan ada versi lain bahwa massa melihat beberapa bagian sepeda motor dipinjamkan petugas pos pol kepada warga lain. Atau juga tersiar kabar bahwa Warga menanyakan sepeda motor yang ditilang. Katanya velg motornya dicopot dan dipinjamkan ke orang lain. Lalu mereka melempari kaca pos.

Motornya sendiri kabarnya memang sudah modifan, lantas anggota Satlantas menilang karena sepeda motor Yamaha Jupiter Z itu tidak sesuai standar alias protolan, tidak ada plat nomor, surat-surat, dan pengendaranya tidak memakai helm. Lalu motor itu diamankan di pos.

Cuman lucunya berita media internet dan media tv kok beda ya, dan yang lucu adalah adanya berita kekhawatiran bahwa partnya dipreteli polisi, dan rumor ini entah benar entah tidak memang berkembang luas, bahwa kala motor sampai disita dibawa ke kantor polisi, partnya bisa hilang, masih rumor lho ini, nah bijimana menurut agan sekalian!

44 komentar pada “Ngeri, Pos Polisi Temanggung Dirusak Massa Gara-gara Kasus Tilang

  • 22 Agustus 2013 pada 08:39
    Permalink

    yang versi memang sering kejadian.. waktu bantu temen yg kecelakaan motor ditahan (megapro).. pas diambil karburator, klakson dan speedonya ga ada.. polisi ne di tanya le njawab ra karuan.. 🙁

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 08:40
    Permalink

    Tilang sih oke2 aja.. Tp kalo udh mem’preteli’ bagian motor yg udh memodifikasi siapa yg gak ‘Ngamuk.. ?!

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 08:42
    Permalink

    melanggar, tidak komplet = tilang yo wajar
    neg polisine mreteli???????? woh lah edyan

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 08:43
    Permalink

    Tdk ada asap tanpa api

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 08:48
    Permalink

    yg jelas rumornya seperti itu… tapi ngeri jua kalo pas ngambil.. uda kena ratusan ribu ehh ga bisa ngelundung gara2 pelknya ilang

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 09:03
    Permalink

    polisi nya sama aja butuh uang…. maling berseragam :p

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 09:07
    Permalink

    Udah jadi rahasia umum, kendaraan yang ditahan sering dipreteli…

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 09:25
    Permalink

    jadi inget lagunya iwan fals tentang motor

    “Memang tak beraki kok…
    Memang tak berlampu kok…
    Tutup tengki hilang
    Kaca spion kok melayang”

    :mrgreen:

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 09:29
    Permalink

    Sudah rahasia umum kalo part motor diprotoli polisi dikantor.udah g heran bro

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 09:31
    Permalink

    heledeleh..
    ditilangnya si bener…
    lha yen dipreteli iku..
    ckckckk

    iku mesti neng gudang kantor Polisine okeh “maling”

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 09:32
    Permalink

    halaaaaah dah digaji tinggi masih aja suka mreteli motor sitaan. banyak kejadian kayak gini

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 10:01
    Permalink

    dimana mana juga gitu…
    kalo ada motor sitaan pasti part part nya di gantiin yang kw

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 10:58
    Permalink

    Sy prnah ditilang trus motor ditahan. Besoknya sidang, trus lgsg ambil motor. Tanki wktu ditilang baru diisi penuh(motor sy batangan, isi fulltank 12 liter-an). Pas diambil nyaris tak tersisa, untung cukup buat ke SPBU terdekat.
    Polisi keparat!!

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 11:00
    Permalink

    Untung wktu itu ga ada part yg hilang/diganti, mgkn krna hanya 1 hari jadi mrka blm smpat ngapa2in motor sy. Kl misal ada part yg diganti, ke kuburan sy uber tuh polisi!

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 11:11
    Permalink

    Lagu fals yg lain…
    Kupacu speda motorku, jarum jam tak mau menunggu, maklum rindu…
    Traffic light aku lewati, lampu merah tak peduli, jalan terus…
    Di muka ada polantas, wajahnya begitu buas, tangkap aku…
    Tawar menawar harga pas tancap gas…

    (Cara teraman agar motor kesayangan hasil keringat kasar dan keringat halus tidak nginep di markas pulisi…)

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 11:15
    Permalink

    Digudang tempat penyitaan mungkin banyak tikusnya,

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 11:22
    Permalink

    polisi ancen koplak, waktu motor ku ilang, sama polisi BPKB juga di minta.
    aku juga gak ngerti buat apa! pas ada temen dari polisi juga nanyain ya aku kasih tau aja kalo BPKB di minta polisi buat barang bukti.
    temen ku langsung datangi polsek minta BPKB di balikin.
    dan ternyata aku di kasih tau, kalo BPKB tanpa motor pun laku di jual.
    BPKB tanpa motor kok laku ya? negoro opo iki?

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 11:29
    Permalink

    “Motor nginep lama di kantor polisi, terus dipreteli”. Itu mah se jagat indonesia juga dah tahu om,.. So,.. rumorkah itu,.. atau pengamalan banyak bikers,…

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 12:56
    Permalink

    sdh biasa kendaraan bb ilang aki,bensin,ban,pelek apa saja yang mudah dilepas….

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 13:24
    Permalink

    masyarakat dendamnya udah nyampe ubun-uban sama polisi.
    makanya kasus penembakan polisi akhir2 ini justrus membuat masyarakat senang, karna ulah sebagian polisi juga yang suka menyakiti hati masyarakat.
    udah rahasia umum kalo motor yg ditahan bakal dipretelin, minimal bensinnya habis disikat.
    malah motor atw mobil hasil curanmor biasa dipake operasional para anggotanya.

    Balas
    • 24 Agustus 2013 pada 06:51
      Permalink

      Seneng ? Bayangin aja kalo ga ada polisi yang patroli tiap malam ? Bisa jadi anda dan keluarga yg bisa hilang nyawa 😀 saling hargai aja mas bro…

      Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 13:46
    Permalink

    buakarrrr buakaaarrr….

    harus ada kesadaran bersama nek udah kaya gini…

    polisi ya kalo nilang sesuai dgn prosedur

    warga ya harus mentaati peraturan

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 13:55
    Permalink

    knalpot after market yg bermerk kadang di pake sendiri mbah.

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 19:45
    Permalink

    mobil/motor ente dikandangin polshit, siap2:
    – kasih tebusan buat ngeluarin mobil/motor
    – sedot bensin, dipretelin

    ente lapor keilangan motor
    – stnk/bpkb ASLI DIMINTA katanya untuk proses penyelidikan akan dikembaliin tp dg SYARAT & KETENTUAN BERLAKU (you know lah)

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 20:37
    Permalink

    Halah mas bons…..koyo rangerti sing jenenge polisi wae…..media jg dah pada tw…semua dah menjadi rahasia umum….mbahq wae polisi kareskrim waktu itu tp jd bosse gentho2….males ngomongin polisi ra ono gunanya….

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 20:46
    Permalink

    ditempatku malah pos tendanya di obrak abrik pemuda sekitar krena hobi nilang biker sekitar yang mayoritas pak tani(motornya jarang yg standar kebanyakan bondol abies buat angkut panenan

    Balas
  • 22 Agustus 2013 pada 20:53
    Permalink

    Ya itu akibat dari tidak pernah dipikirkan tempat penyitaan, mestinya pemda tiap propinsi atau kabupaten bekerja sama dengan pem pusat membuat yang namanya impound lot (tempat penyimpanan kendaraan sitaan) jadi kalau kena tilang, kecelakaan, atau musibah kendaraan bisa di tempatkan disana sampai menunggu proses selesai. Tempatnya harus aman dari cuaca dan tangan jahil jelas dan baru bisa keluar kalau ada surat keputusan.

    Balas
  • 23 Agustus 2013 pada 03:29
    Permalink

    Wanti2 buat polisi,, ingin kembali diterima masyarakat,,, perbaiki citra diri, bertugas dgn amanah,,

    Balas
  • 24 Maret 2014 pada 18:11
    Permalink

    wah jan pyah tnan. ontong vixiqu gk jdi di than kmarin. wlo kn cpek

    Balas
  • 17 April 2014 pada 18:32
    Permalink

    Emang nek nggak lengkap boleh di tilang..tp knapa kalau motor bebek tidak boleh makai knalpot racing alias wor..sedangkan ninja 4tak boleh..plat nomor blakang pun sring nggak dipsang..apa itu adil?

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: