Runner Up Dovizioso Diantara 2 Juara Dunia | Bonsaibiker

Runner Up Dovizioso Diantara 2 Juara Dunia

Jorge Lorenzo (tengah), Andrea Dovizioso (kiri) dan Casey Stoner (kanan)

Brader sekalian, memang tidak sia-sia jika Lorenzo mengusung ambisi khusus di balapan MotoGP Italia saat ini. Selain ingin naik podium, jagoan Yamaha ini juga ingin finis di depan rival beratnya, Casey Stoner. Dan ternyata hal tersebut dapat diwujudkannya dengan begitu impresif. Seperti yang dikatakan komentator MotoGP yang juga seorang pembalap aktif yang menjadi juara nasional superbike 2010,Matteo Guerinoni mengatakan :” Lorenzo still number one, dia sudah belajar habis-habisan dengan valentino Rossi selama 2 tahun, dan sekarang dengan luar biasa dia mempraktekan semuannya. Bukan karena motornya, tapi karena dia sangat agresif, dan dia tau waktunya, dia balik lagi dan makan stoner dan yang lainnya.”

Memang nih mas bro, balapan MotoGP Italia yang berlangsung selama 23 lap di Sirkuit Mugello, berlangsung seru dengan diwarnai aksi susul menyusul di barisan depan, tengah maupun belakang. Menurut Matteo lagi, bukan hanya Lorenzo yang sangat impresif, tapi juga Dovizioso yang dikira tidak bisa menyusul stoner. Masalah yang selama ini ada pada dovi adalah takut pad mereka yang besaing dengan kuat  seperti stoner & Lorenzo. “Kalau sudah melihat motor mereka, suka ga percaya diri”, ungkapnya. “Tapi hari ini mentalnya cukup bagus , dengan mencoba take over stoner ,lalu dia take over stoner tapi di depan hampir kalah lagi, karena memang tidak percaya diri, bahwa dia bisa selesai didepan,padahal moment dan peluang itu ada dengan keadaaannya yang super strong.saya berharap di sirkuit ini dia bisa terus mendapatkan mental yang kuat dan mempertahankan padanya, supaya bisa juara 1”,tukasnya. Menurutnya lagi, sebetulnya motor sudah ada, honda bagus sebagus yamaha, tinggal team balap saja yang harus di ubah”, tegasnya.

Jorge Lorenzo & saingan beratnya, Casey Stoner

Sementara tentang yang lainnya Matteo juga berujar bahwa Simoncelli juga cukup bagus balapannya. Dia berusaha mempertahankan posisinya meski gagal. Memang saat itu Ben Spies menggeber Yamaha menyusul Marco Simoncelli (Honda Gresini) tepat sebelum garis finis untuk menduduki posisi finis keempat. Tentang Rossi & Stoner Matteo juga mengatakan: “Rossi motornya sangat kurang & harus tukar team balap saja, saya kurang yakin dengan teamnya itu.Cassey stoner coba kabur dari semuannya, tapi ya kurang beruntung”, jelasnya.

Kalau kita lihat memang mereka yang menduduki jawara-jawara MotoGP kali ini memiliki kualitas motor yang terbaik. Tentang hal ini Matteo berkesimpulan: “ Yang menang hari ini bukan karena motornya, karena ketiganya motor bagus. Tapi mereka menang karena mentalnya. Dovi gak pa pa urutan dua, tapi urutan dua diantara 2 orang juara dunia yang akhirnya memacu dia untuk menjadi juara dunia juga” tegasnya.

Semoga deh, mas Dovi..,hayooo semangaaaat..!

 

Advertisements
%d bloggers like this: