Test Ride Vario 125 Ambil Rute Ekstrim : Mgetan-Solo Via Sarangan-Cemorosewu-Tawangmangu, Akan Terbukti Lebih Joss Daripada Jogja-Bandung, Hayo AHM Berani! | Bonsaibiker

Test Ride Vario 125 Ambil Rute Ekstrim : Mgetan-Solo Via Sarangan-Cemorosewu-Tawangmangu, Akan Terbukti Lebih Joss Daripada Jogja-Bandung, Hayo AHM Berani!

Vario 125 iSebuah rumor berhembus kencang bahwa tanggal 5 maret pekandepan akan lahir Vario 125, sementara rumor lain juga bekembang bahwa Honda juga akan menggelar Turing Skutik di awal Maret 2012. Memang belakangan acara touring ini makin sering digelar oleh ATPM, baik Yamaha maupun Honda, Bajaj, dan bahkan kemarin TVS-pun juga menggelarnya. Ya, dalam hal ini boleh jadi Honda terpropokasi dengan turing Jogja-bandung oleh Yamaha terhadapa Mio J yang bisa membuat khalayak melek bahwa matik bisa asik dipakai jarak jauh. Ataupun boleh jadi memang ini sudah masuk dalam agenda tahunan Honda jauh hari sebelum Yamaha mengadakannya, hanya orang dalem dan Allah yang tahu, yang jelas, mode publikasi ini memang cukup efektif menyedot perhatian masyarakat.

Kalau boleh share bahwa sebagian besar orang beranggapan bahwa matik terkesan enak untuk jalan datar saja, dan orang bahkan ngeri untuk membawa matik naik gunung. Ini tentu pretensi kurang bagus untuk eksistensi sebuah motor, pasalnya motor haruslah enak dibawa ke segala medan, asalkan itu jalan dan layak dilalui, tak perduli tanjakan, atau turunan atau jalan datar. Dengan kata lain orang berdomisili di gunung haram beli matik, betulkah?

:

Sebuah fakta bahwa ketika ada kopdar di markas besar Bonsai Biker di Magetan, beberapa sohib dari Jogaja malah mengambil rute wonogiri yang jalnnya kurang bagus dan menghindari rute Solo-Magetan Via Tawangmangu-Sarangan-Magetan karena ngeri jalur yang cukup ekstrim tanjakannya dan turunannya, padahal jalan ini sungguh lebar dan mulus. Nah ketika bareng-bareng dicoba, ternyata si matik lancar manteb menembus tanjakan Sarangan-Cemorosewu, wal hasil ternyata matik juga bisa dan aman untuk tanjakan.

Nah apakah AHM berani mengambil tantangan ini? Jika berani tentu ini sebuah terobosan baru bahwa Matik itu layak untuk kendaraan gunung, pembuktian ini tentu akan merubah paradigma masyarakat selama ini yang lebih memilih bebek untuk di pegunungan. Ini bahkan lebih menantang daripada sekedar melahap rute Jogaj-Bandung yang nota benenya biasa-biasa saja, paling hanya tanjakan Nagrek yang sedikit ekstrim, itupun belum seberapa bila dibanding tanjakan Cemorosewu. Memang sih temanya Yamaha adalah kesetabilan jarakk jauh, namun pastinya Honda kan harus memilih tema lain yang lebih spektakuler dari sekedar ketahanan matik. Hal menarik lain adalah bahwa di rute Magetan Solo banyak sekali tempat wisata yang bisa disinggahi, maced danau Sarangan dan Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu. So, Kalau berani coba aja, wahai AHM!

Advertisements
%d bloggers like this: