Rahasia Ducati Makin Kencang

Ducati GP

Ducati GP

Mas bro sekalian, mulai tahun ini Ducati terlihat moncer, lihat saja performanya di dua balapan ini, baik di Qatar saat seri perdana atau di Austin saat seri ke dua. Ya, saat di Qatar Dovi mampu menancapkan diri pada podium dua, dan kemarin di Austinpun demikian, tak tergoyahkan dari posium 2. Rossi yang mengejarnyapun tak berkutik. Lantas apa rahasia Ducati sedemikian kencang, padahal musim lalu Ducati hanyalah pelengkap pesta Honda dan Yamaha?

440X100-hondamotorshow1Yup dari ramainya perbincangan dunia maya ternyata sedikit terkuak rahasia Ducati bisa kompetitif, setidaknya memang wajar di trek lurus Ducati menang, tapi di trek belok kini Ducati juga bisa kencang, padahal biasanya “luruuuus bae ora belok-belok”. Yup, selap-selip dengan Yamaha di tikungan ternyata Dovi mampu menjabani Rossi, terus apa rahasianya? Ini dia gan,pemangkasan panjang motor.

Ya, ternyata Ducati melakukan pemakaian sasis menjadi lebih pendek. GP15 ternyata lebih pendek dari GP14 sehingga lebih mudah dikendalikan. Ini hasil racikan para mekanik dan insinyur Ducati, untuk mengimbangi tenaga mesin yang super dashyat tersebut.

Nah cukupkah dengan modal memendekkan sasis? Hehey ternyata belum gan, masih perlu mengatasi keborosan bensin, hehe! Betapa tidak, saat di Austin Senin (13/4/2015) dini hari WIB, Dovi dan GP15-nya harus menepi pasca finish karena kehabisan bensin dan hampir saja kehilangan tempat kedua secara konyol. Dovi musti dibonceng Danilo Petrucci, untuk ke paddock. Ya, setelah Ducati kompetitif, keistimewannya dihilangkan, BBM 24 liter, setelah berhasil menyabet tiga podium dalam lintasan kering sejak 2014, maka sejak balapan di Austin, AS, tim ini hanya boleh membawa 22 liter. Ternyata itu kurang! padahal Yamaha atau Honda yang maksimal hanya membawa 20 liter, dan gak kehabisan hehe, ini PR Ducati.

About these ads

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in MotoGP and tagged , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Rahasia Ducati Makin Kencang

  1. The Furion says:

    ducati memang terkenal sadis di trek lurus gan

  2. ardiantoyugo says:

    boros bensin mesti jeh 2 tak…

    Yang menarik dari Pulsar AS200: http://wp.me/p1eQhG-16n

  3. Richard GN says:

    aturan kalau sadar belom siap sama cadangan bbm, jangan bunuh diri masuk podium lah hehe

  4. brigade jalan raya says:

    padahal sasis panjang lah yang enak buat sliding kek seorang drifting. C24 melakukannya di ducati dan honda. lagian sasis pendek sangat mudah di late braking lawan, hati2 late braking marc, lore, rossi. untung power ducati josss punya.

  5. sketch51wanto says:

    rossi pingin balik ?? πŸ˜€

  6. retrovirus says:

    kalo analisa saya ducati itu 2 tak jadi lebih kenceng tp kelemahannya boros bensin, sedangkan yamaha itu 4 tak jadi agak lemot tp irit…

Leave a Reply

Your email address will not be published.