Tanggapan Gubernur DIY Sri Sultan HB X Mengenai Prilaku MogeDi Jogja

Gubernur DIY Sri Sultan HB-X

Gubernur-DIY-Sri-Sultan-HB-X

Berita miring seputar gelaran Jogja Bike Rendezvous (JBR) 2015 (14-16/8/2015) kemarin yang mendapat sorotan tajam dari media, belakangan juga mendapatkan perhatian dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Sultan menegaskan kepada para pengendara moge untuk berlaku tertib di jalan raya. Statmen ini disampaikan usai menjadi inspektur upacara detik-detik kemerdekaan di Gedung Agung, Senin (17/8/2015). Satu sisi Sultan menegaskan bahwa pengendara motor gede agar tidak arogan di jalan raya, di sisi lain pihaknya juga menyadari bahwa kegiatan klub motor tersebut juga merupakan agenda rutin yang tidak dilarang oleh pemerintah.

banner-460x110

Berikut statmen Sri Sultan:

“….Bagaimanapun juga masyarakat dan pengguna moge punya aktivitas sosial jadi tidak boleh merasa menang sendiri. Namun yang terpenting pengendara moge tetap tak boleh ingin menjadi nomor satu di jalan, di sisi lain masyarakat juga harus siap untuk menghadapi bisingnya suara moge.”

Menurut Sultan pengawalan masih tetap diperlukan mengingat karakteristik kendaraan yang bertenaga besar dan membutuhkan ruang di jalan, namun Sultan tetap mengingatkan pada para pengendara Harley Davidson untuk taat terhadap peraturan lalu-lintas.

About these ads

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Berita Umum and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Tanggapan Gubernur DIY Sri Sultan HB X Mengenai Prilaku MogeDi Jogja

  1. satriyo says:

    PAERTAMAX NDANN!!!

  2. kusnanto says:

    …pengawalan masih tetap diperlukan mengingat karakteristik kendaraan yang bertenaga besar….

  3. RF says:

    Setuju.
    Numpang sharing aplikasi android untuk merawat motor matic di Google play Gan
    https://play.google.com/store/apps/details?id=rifel.appliction.servisberkalamotormatic

  4. lexy leksono says:

    Waktu di Jogja aku pake moge gak dikawal, dan tertib lho pak.. 2 hari saya puteri wilayah DIY, mulai Bantul, Gunung Kidul, sampe Wonosari, ke barat Magelang, sampe Purworejo, Wates, Sermo, Parangtritis…kumplit. Suwer gak langgar aturan lalin..

  5. rizaldioke says:

    knalpote itu lho. udah aselinya brisik, dibikin free flow pula. brisiknya ngalahin helikopter Om. blm yg pake strobo. ya, pasti ada perhitungannya nnt.

Leave a Reply

Your email address will not be published.