Vidio Bapak-bapak Protes Mobilnya Dihentikan Di Tikungan Gara-gara Moge Lewat

protes moge
protes-moge

Mas bro sekalian, sebuah akun FB yang menamakan dirinya  Tolak Jogja Bike Rendezvous menshare sebuah Vidio Youtub di aku FB nya dengan pesan menolak pengawalan moge. Dalam vidio ini terlihat seorang bapak yang diberhentikan di sebuah tikungan karena ada moge lewat. Dalam Vidio itu juga ada pemoge yang mengacungkan jari jempol tapi ke bawah.

Berikut Vidionya:

Berikut statmennya:

Bagaimana pendapat mas dab bro terutama sebagai warga Jogja jika anda diposisi bapak ini, Ketika mobil distop ditikungan yang sebenarnya membahayakan tanpa pengawalan polisi hanya untuk konvoi moge berkecepatan tinggi dan diindikasi banyak yang nggak punya surat resmi.
“kalau Anda punya motor, Anda ga diberi jalan bisa ga? Anda punya motor, punya duit, coba rasain!?” kata seorang pengurus rombongan moge yang menggunakan ambulans berplat merah kepada seorang pengguna jalan yang protes kepada rombongan yang melanggar aturan lalu lintas tersebut.”

Bagaimana menurut agan sekalian?

Advertisements

14 Comments

  1. kalo udah punya moge ya pasti siap dengan segala resiko. disiplin berlalulintas. kepribadian seseorang bisa dilihat dari cara berkendara. belajar tuh sama om Indro warkop.

  2. Rider yang arogan ntar juga pada mampus nabrak pohon. Fenomena penolakan moge ini bakal menyebar ke setiap kota-kota yg jadi tujuan moge lewat untuk touring. Lihat saja..

  3. menujukan sekali klau aturan di negri ini bisa dibeli,,hadeuhhhh.. yg salah bisa dibenarkan ya asalkan bnyak duit z…hancurlah hukum negri ini..

  4. Sy sering jadikan lalulintas jogja sebagai contoh bagi peserta education tour pelajar jakarta, karna saya salut ttg prilaku disiplin berkendara, tp klo sekarang prilaku mulai kurang mendidik, sepertinya saya harus cari contoh ke daerah lainn!

  5. Belum jauh bulan suci Ramadhan dari harapan kita. Bulan yang melatih setiap insan untuk dapat menahan hawa nafsu. Biasa disebut juga dengan bulan penuh berkah dan ampunan. Melatih apa yang kita dengar, lihat dan kita ucapkan. Hal ini membuat setiap insan saling menghargai secara ikhlas setiap tingkat dan golongan baik itu tingkat golongan rendah, menengah dan atas. Saling tolong menolong dengan menggunakan perkataan yang baik. Sehingga terjadi kesatuan yg kuat tidak terpecah belah, iri dan dengki serta jauh dari kerusakan dengan adu domba antar golongan. Semua ini dilatih dan dilakukan pada saat bulan suci Ramadhan. Agar setiap insan kembali fitri seperti bayi yang baru dilahirkan. Aamiiin

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin