Bentrok TNI vs Polri saat Lomba Balap Motor di Sulawesi, 4 motor, 1 mobil dibakar 1 Terkapar

tni polri bentrok
tni-polri_bentrok

Di tengah ramainya berita tentang kemenangan Rossi di race GP Sylverstone, ada kabar juga dari arena balap Nusantara, cuman kali ini berita kurang sedap. Ya, puluhan tentara dan polisi bentrokan di sebuah arena road race di Kelurahan Manding, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (30/8/2015) sore. Dalam bentrok ini dikabarkan 1 anggota TNI kena tembak dan langsung dilarikan ke RSU Polewali Mandar. Kemudian dikabarkan pula, 4 motor dan 1 mobil polisi dibakar.

Kronologis

Awalnya suasana balapan motor road race di lapangan pacuan kuda Manding, berjalan tertib. Namun  mendadak ribuan penonton berhamburan setelah dikejutkan suara tembakan berkali-kali. Dalam suasana mencekam tersebut satu orang yang kemudian diketahui anggota TNI terkapar.

Bentrok ini versi tribunnews berawal dari kericuhan antara seorang anggota TNI Kodim 1401/Majene Praka Laksmono dan anggota Patmor Reserse Polman Bribda Ambo Sikki. Praka Rusmono ketika itu menonton balapan dengan anggota kru MMS racing Team Majene bernama Umar (27) asal Kecamatan Banggae timur kabupaten Majene didatangi beberapa anggota Patmor dan diminta untuk tidak menonton di atas lintasan balapan.

Rekan Praka Laksmono anggota team kru MMS racing Team Majene terkena tongkat anggota Patmor sehingga hampir terjatuh di parit. Kemudian Praka Laksmono yang tidak terima menghampiri anggota patmor,” Jangan gitu pak saya juga anggota.”Boleh jadi emosi Beberapa anggota patmor tidak terima dan langsung mendorong dan memukul Praka Laksmono. Akhirnya ribut dan bisa didamaikan.Namun sekitar 2 jam kemudian terdengarlah tembakan tersebut.

Korban Akhirnya Meninggal

Akhirnya anggota TNI Prada Yuliadi yang tertembak meninggal setelah mengalami luka tembakan dibagian perut sebelah kiri.

Keterangan Kepala Staf Kodam VII Wirabuan

Dalam konferensi pers di rumah dinasnya di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (30/8/2015) malam Kepala Staf Kodam VII Wirabuana, Brigadir Jendral (Brigjen) TNI Kurnia Dewantara menyatakan bahwa  aparat kepolisian berlebihan dalam menangani masalah balapan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pak Kurnia ini menyatakan bahwa beteul ada beberapa anak buahnya yang sedang nontotn balapan di sana. Dalam hal ini masih menurut pak Kurnia bentrokan memang sering terjadi Sulselbar yang disebabkan oleh oknum-oknum yang sering berulah.

Pasca bentrok hingga pukul 18.00 Wita situasi sudah terkendali. Detasemen Polisi Militer berpatroli untuk mengamankan wilayah. Pangdam VII Wirabuana dan Kapolda Sulselbar sedang berkoordinasi di lokasi bentrokan.

 Semoga saja lekas bener-bener damai gan, biar tidak merembet dan kondusif.

Advertisements
Advertisements

12 Comments

  1. Disinyalir kuat pk Polisi tersebut melakukan tembakan beladiri dari suara tembakan sebelumnya.. ternyata di slidik slidik bukan suara tembakan melaenkan suara knalpot yaMaho MIO Bhantet aka Bhuegel lagi lewat lokasi kejadian Bhret Bhret Dhuor Bhret Dhuor..

1 Trackback / Pingback

  1. Buntut Penembakan 1 Anggota TNI leh Polisi, Pos Polisi dan 7 Kendaraan Dibakar Di Polewali . Bonsai Biker

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin