Aturan Saat Menghidupkan Mesin Kendaraan | Bonsaibiker

Aturan Saat Menghidupkan Mesin Kendaraan

Tips Saat Menghidupkan Mesin Kendaraan

Tips Saat Menghidupkan Mesin Kendaraan

Sebelum menghidupkan mesin kendaraan ada aturannya bukan cukup sekedar masukan kunci dan putar ke kanan dan tekan tombol starter kemudian mesin menyala.

Yang pertama kali di perhatikan adalah lampu indikator pada instrumen. Perlu diketahui, ada beberapa lampu indikator yang menyala kemudian mati ketika kunci dikontak. Kemudian adapula yang baru mati bila mesin mati.

Menurut Misan salah satu mekanik senior Adolina Motor Sport di Kukusan, Depok, Jawa Barat, menuturkan “(Menunggu lampu indikator mati) untuk membaca semua fungsi berjalan,”. Kalau lampu indikator tidak mati, dan justru terus berkedip, maka dapat dipastikan ada yang salah dari sistem injeksi. Kedipan motor pun ternyata punya artinya sendiri. Durasi kedipan yang berbeda menandakan adanya masalah di komponen yang berbeda pula.

“Kalau ada yang rusak, biasanya lampunya kedip-kedip. Tergantung durasi. Itu menandakan sesuatu yang rusak. Tapi durasi itu tergantung modelnya juga. Beda-beda menandakannya,” ujar pria yang akrab disapa Cangklong ini.

Sebagai contoh sepeda motor injeksi Yamaha. Menurut salah satu sumber di internet, nyala lampu indikator 1 detik dibacanya 10, sedangkan nyala dengan durasi 0,5 detik dibaca 1.

Lampu akan mati selama 1,5 detik sebagai penjeda dengan nyala sebelumnya. Terakhir, lampu yang mati selama 3 detik diartikan sebagai tahap awal untuk menunjukkan kerusakan lain.

Dari rumus ini, maka dapat disimpulkan bagian mana yang rusak. Misalnya, jika kedipan 1 detik terjadi dua kali, maka angkanya jadi 20. Lalu lampu 0,5 detik nyala sebanyak 8 kali, maka kode kerusakan adalah 28 (20+8). Di motor Yamaha, angka 28 merupakan kode kerusakan dari sensor suhu mesin.

Advertisements
%d bloggers like this: