Korban Yang Menewaskan Begal Ini Adalah Santri Dari Madura

Korban Yang Menewaskan Begal Ini Adalah Santri Dari Madura

Korban Yang Menewaskan Begal adalah Santri by bonsaiiker.com – mas bro sekalian, masih terkait korban begal yang kemudian jadi tersangka. Ya, entah benar-entah tidaknya, atau yang benar yang mana, memang simpangsiur beritanya, terkait korban menjadi tersangka atau hanya sebagai sakasi, dimana korban telah melawan begal dan menyebabkan si begal justru tewas terbacok korbannya. Di luar masalah terangka tidaknya, kita lihat sisi lain korbanini, ternyata Korban Yang Membunuh Begal Ini Adalah Santri Dari Madura yang sedang berlibur ke Bekasi dan kemudian menjadi korban begal. Ya Allah, alangkah apesnya si mas bro ini, lagi liburan, dibegal eh malah kabarnya mau jadi tersangka, berat nian ini coaannya mas bro.

Korban Yang Menewaskan Begal Ini Adalah Santri Dari Madura
Korban Yang Menewaskan Begal Ini Adalah Santri Dari Madura

Ya, korban yaitu Irfan, ketika itu mengalami pembegalan saat berlibur di Bekasi di rumah pamannya di Jalan Agus Salim RT 04 RW 07 Kelurahan Bekasi Jaya, kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pemuda yang masih baru berusia 19 tersebut ternyata tinggal di Kabupaten Pamekasan Madura. Ya kemungkinan karena ini musim libur sekolah, makanya sejak 5 hari sebelum puasa, ia berada di Kota Bekasi.

Berikut artikel lalu terkait korban begal yang jadi tersangka ini :

Korban Begal Melawan Dan Begal Terbunuh Lha Malah jadi Tersangka?

Korban Begal Yang Bunuh Begal Tak Jadi Tersangka, Ini Sebab Simpangsiur Beritanya

Korban Begal Tetap Jadi Tersangka Atau Rekayasa Media? Dunia Menghujat Hukum

Pemuda ini adalah seorang santri di Pondok Pesantren Darul Ulum Bandungan Kabupaten Pemekasan, Madura. Ya kalau dilihat dari tradisi, tradisi clurit memang di madura, ya misalkan kortban lebih mahir menggunakan clurit ya wajar saja, semoga saja ini bebas dari dakwaan polisi, wong dia sedang membela diri.

Ya ngeri lho gan, kalau lihat wartakota, santri ini mengalami enam luka bacokan, di punggung, tangan, pelipis, sama paha. Sementara itu sepupunya Achmad Rafiki yang ketika itu bareng sama dia selfie di jembatan Simmarecon Bekasi mengalami satu luka bacokan di punggung.

Duh, semoga kalaupun benar ia ditetapkan tersangka, pemuda ini bisa bebas setelah polisi melakukan gelar perkara disaksikan para ahli. Masak iya tega nian, dah kebegal, kebacok, lalu jadi tersangka, harapan berlibur menikmati hiburanpun sirna.

Hayo pak polisi, semoga bisa memberikan keadilan bagi masyarakat sehingga wibawa polisi ada i mata masyarakat, dan wibawa hukum dijunjung.

2 Comments

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.