Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU Menjanjikan Mas Bro! 19 Jeti/Bulan

Bonsaibiker.com – Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU Menjanjikan Mas Bro! Yup, mas bro sekalian, sehubungan dengan bakal beredarnya kendaraan Listrik buatan PLN, maka ada angin segar buat anda pelaku bisnis. Kalau mobil bbm kan ngisi BBM di SPBU< nah kalau mobil listrik, bakal ngisi bahan tenaganya di SPKLU alias (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Jadi ceritnya PT PLN bakal buka peluang pada masyarakat umum maupun investor yang berminat mendirikan fasilitas pengecasan baterai kendaraan listrik SPKLU. Menurut berita yang beredar, PLN menjanjikan keuntungan kotor dari bisnis ini hingga Rp 19 jutaan per bulan.

Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU
Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU

Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU

Jadi ceritanya, SPKLU merupakan salah satu infrastruktur penting dalam menyongsong era kendaraan elektrifikasi. PLN sebagai perusahaan listrik negara, maka bisa dibilang sebagai perusahaan yang memiliki kapasitas membangun jaringan SPKLU di seluruh penjuru Indonesia. Maka dari itu pastinya ounya planning besar terkait hal ini. Nah mas bro, Executive Vice President Pemasaran dan Pengembangan Produk PT PLN (Persero), Hikmat Drajat menyampaikan bahwa PLN tidak ingin memonopoli bisnis SPKLU ini, walaupun pihkanya memang yang sangat berkompeten. Makanya mas bro, PLN bakal membuka peluang untuk menjalin kemitraan dengan publik dalam pembangunan fasilitas ini alias Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU ini.

Nah berikut ini adalah statmen Hikmat di arena Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 JIExpo, Kemayoran (27/7/2022) kemarin lusa:

“PLN membuka seluas-luasnya kepada publik, kepada investor, untuk bersama-sama membangun kemitraan ‘SPBU’ mobil listrik (SPKLU). Maka dari itu semuanya yang tertarik dimohon mendaftar ke PLN, pilih lokasi di mana, …. Bayangkan PLN sudah terbuka sebagai bussiness partner di dalam era mobil listrik,”

Sejauh ini menurut Hikmat telah ada pihak swasta yang menjalin kemitraan SPKLU dengan PLN. Memang sih nama itu tak disebut oleh Hikmat, baik nama perusahaan atau mereknya, namuan pastinya perusahaan ini bergerak di bidang waralaba dan sudah global statusnya.

“Kemarin sudah ada salah satu franchising (waralaba) ternama di global, yang beroperasi di Indonesia, sudah bermitra dengan PLN untuk membangun franchise SPKLU di outlet-outlet mereka. Jadi nanti yang suka ngopi, mampir sambil ngecas mobil listrik, sambil makan fastfood sambil ngecas mobil listrik. Tujuannya ke sana. Jadi kita bangun infrastruktur SPKLU atau SPBU mobil listrik bersama-sama dengan seluruh masyarakat, dengan melalui kemitraan. Jadi bukan lagi monopoli PLN,” tambah Hikmat tentang Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU ini.

Terkait cara bergabungnya atau bermoitra dengan PLN, menurut Hikmat prosesnya cukup mudah. Seluruhnya PLN yang akan mengurus, calon mitra tinggal menyetor modal awal, menyediakan lahan, sudah bisa membuka Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU ini. Berikut ini statmennya:

“Kalau mau dimulai, ya sekarang ini, pasalnya kalau mungkin dua, tiga tahun lagi franchise-nya akan mahal. Ya sekarang mungkin masih murah, karena baru awal.”

Paket Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU

Nah mas bro, dalam kaitannya dengan Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU ini, PLN menawarkan 2 paket SPKLU dengan spesifikasi charger yang berbeda-beda. Simak mas bro:

  • Paket pertama adalah medium charger dengan kapasitas 25 kW, lalu paket fast charger dengan kapasitas 50 kW, dan paket ultra fast charger dengan kapasitas lebih dari 100 kW. Paket franchise ini termasuk pambangunan shelter (outdoor atau indoor), instalasi pasokan tenaga listrik, dan pemeliharaan SPKLU. Dalam materi presentasi yang dipaparkan Hikmat, tampak skema kemitraan SPKLU dengan pilihan enam paket.
  • Paling Ke dua adalah paket super murah yakni paket medium charging 25 kW (outdoor), dengan harga paket Rp 389,4 juta, fee partner Rp 1.350,07/kWh, dan gross income atau pendapatan kotor Rp 8,1 juta per bulan.
  • Paket ke tiga adalah paket yang paling mahal yang dinamai dengan ultra fast charging >100 kW (indoor). Paket ini ditawarkan hadir dengan harga paket Rp 1,056 miliar, fee partner Rp 3.306,57/kWh. Untuk paket ini gross income atau pendapatan kotor diperkirakan mencapai Rp 19,8 juta per bulan. Priben mas bro, tertarik Bisnis SPBU Listrik Alias SPKLU?

Wee, manteb, gimana? tertarik mas bro?

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: