Para Pembunuh Salim Kancil Gajinya Rp. 3,5 Jt/Bulan

Para pembunuh Salim Kancil yang masih bisa tertawa lepas dan bercanda saat ditahan di Polres Lumajang. FOTO: Radar Semeru
Pembunuh_salim_kancil

Pembunuhan penolak tambang Yakni Salim Kancil hingga kini menuai kecaman dari banyak fihak, mulai dari Kapolda jatim, Gubernur Jatim, Kapolri, Para Menteri, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Oesman Sapta Odang  pun menegaskan agar para pelaku yang berjumlah puluhan itu dihukum mati, bahkan Presiden Jokowipun kabarnya telah menginstruksikan untuk mengusut tuntas kasus ini, namun hingga kini otak Pembunuhan ini belumlah dikuak secara gamblang.

Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji menilai kinerja Polres Lumajang kurang maksimal mengungkap kasus ini. Jawa Pos pun melansir bahwa kalau aparat Polres Lumajang serius, sebenarnya otak tragedi berdarah di Desa Selok Awar-Awar ini bakal segera didapat dari para pelaku yang tertangkap. Sebagaiana diberitakan bahwa 22 pelaku yang ditangkap, diketahui sembilan orang merupakan anggota utama Tim 12 yang merupakan bentukan Kepala Desa Selok Awar-Awar Hariyono yang selama ini bertugas layaknya centeng.

Jawapso melansir bahwa tiap bulan, 12 orang ini dgaji Rp 3,5 juta yang bertugas melancarkan bisnis dan kebijakan-kebijakan Hariyono. Dari anggota Tim 12 ipunya lagi beberapa orang yang dipekerjakan dengan gaji harian. Mereka biasanya dipekerjakan sebagai pengawas dan penjaga portal retribusi dengan upah Rp 50 ribu per hari. Nah masih dari sumber yang sama bahwa mustinya pengusutan diserahkan ke Polda Jatim. Sebab, selama ini banyak yang tahu bahwa Hariyono dekat dengan banyak orang di jajaran Muspida Lumajang, termasuk kepolisian.

OO gitu to!

Advertisements

12 Comments

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin