Vidio Permen Penghina Lafadz Allah

permen-menghina-lafadz-allah

permen-menghina-lafadz-allah

Setelah artikel dengan tajuk permen menghina Allah, kini ternyata sudah dividiokan gan dan beredar lua di youtube tengang hal ini.

banner-460x110

Cekidot ini vidionya!

Bagaimana menurut agan sekalian?

About these ads

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Berita Umum and tagged , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Vidio Permen Penghina Lafadz Allah

  1. brigade jalan raya says:

    entah apa dalih sang produsen. secara kata gaul banyak pengertiannya. kek ‘ya tuhan’ = OMG. bisa saja OMG dilogatkan pada lidah jadi ‘OweMGe’ bukan ‘OweMGi’.

    ‘yaowo’ bisa saja didalih itu adalah kata gaul dari anak bayi. alias hasil logatnya anak bayi. atau logat2 dari anak alay kalo ngomong. nah!

    ya yang jelas itu adalah salah satu bentuk pelecehan nama tuhan. meski dzohirnya (pengakuannya) gak ada niat melecehkan. tetap itu bisa kena pasal2 yang berkenaan dengan pelecehan suatu agama. bisa dituntut. ayo anak hukum mana neh 🙂

  2. auf13 says:

    produsen harus klarifikasi dan menarik permen tsb jika tidak mau di demo besar2an ormas islam

  3. brigade jalan raya says:

    bagus ya ada yang kritis dengan agamanya. secara agama adalah sesuatu perkara yang luhur, diakui dan terbukti keberadaannya dalam banyak pencatatan sejarah2. tapi apakah yang kritis ini banyak jumlahnya. mungkin bagi sebagian kalangan itu hal biasa. ya saya pun jadi maklum dengan oramg begini mbah. contoh saja, dalam penulisan latin yang berlogat indonesia/asia, doa kepada nabi disingkat jadi ‘SAW’ kan itu salah satu bentuk kemalesan. padahal ga dikasih gak apa. umat islam tau kok cara berselawat ya kalo didengar/dibacakan nama nabi barulah berselawat. uniknya SAW dalam bahasa internasional bisa berarti ‘gergaji’. sama kek ngasih doa dikasih kata gaul ‘ASS’. bisa saja diartikan ‘b*k*ng’ dalam bahasa internasionalnya. malah doa dan nama tuhan selanjutnya disingkat ‘WR’ dst. padahal cukup assalamu’alaikum saja boleh. dan yang menjawab malah dengan singkatan ‘wss’. padahal dianjurkan menjawab dengan lebih baik. kok nulis saja males. nulia doa loh. orang bikin mantra aja tau nulis ayat2 gak pakai singkatan dan kudi jelas 😀

    kepriben ki mbah :mrgreen:

  4. kiki says:

    ini sering diucapkan2 anak2 di sekolah kita, makanya pihak redaksi memasukkannya sebagai kata gaul…

    tidak bermaksud melecehkan karena kata2 ini diserap dari pergaulan anak muda kita yang sudah salah.

  5. Anonymous says:

    Fpi mana ea…????

Leave a Reply

Your email address will not be published.