Pelajar 13 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Memacu Motor Di Kecepatan Tinggi

Pelajar-13-Tahun-Tewas-Terlindas-Truk
Pelajar 13 Tahun Tewas Terlindas Truk

Pelajar 13 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Memacu Motor Di Kecepatan Tinggi. Ya, lagi-lagi sebuah pembelajaran untuk kita semua gan, terutama para orang tua untuk senantiasa berhati-hati agar tidak gampang memberikan kendaraan bermotor pada putra-putrinya yang belum cukup umur. Kasus ini setidaknya merupakan pengingat baki kita smua gan.

Yup  Seorang anak laki-laki bernama Diki Pratama, usia 13 tahun, pelajar kelas 2 SMP, ketika itu mengendarai sepeda motor Yamaha Fiz R, nopol N 7460 NI dengan kecepatan tinggi. Sementara dari arah berlawanan dari Timur dump truck, nopol S 9087 UK yang dikendarai oleh Salam, 50 tahun warga Desa Dinoyo, Kecamatan Deket Lamongan melaju  dengan kecepatan sedang. Menurut saksi mata, saat itu hujan gerimis, Diki memacu kendaraannya ke tengah jalan, hingga tabrakan-pun tak terhindarkan, hingga ia meninggal dunia.

Berikut Penuturan Ag2431 hr · Radio ANDIKA 18.25:

UPDATE : Terkait kecelakaan di perbatasan Kandangan-Kasembon antara dump truck dan sepeda motor yang mengakibatkan 1 korban meninggal dunia.

BRIPKA Wahyu dari bagian Unit Laka Polres Kediri mengatakan korban atas nama Diki Pratama, usia 13 tahun, pelajar kelas 2 SMP.

Diki adalah warga Dusun Pulosari, Desa Sukosari III, Kecamatan Kasembon Malang.

Kejadian berawal saat dump truck, nopol S 9087 UK yang dikendarai oleh Salam, 50 tahun warga Desa Dinoyo, Kecamatan Deket Lamongan melaju dari Timur dengan kecepatan sedang.

Dari arah berlawanan korban mengendarai sepeda motor Yamaha Fiz R, nopol N 7460 NI dengan kecepatan tinggi.

Menurut saksi mata, saat itu hujan gerimis, Diki memacu kendaraannya ke tengah jalan, hingga tabrakan-pun tak terhindarkan, hingga Diki meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah, dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pelem Pare.(ink)

 Semoga ini bisa menjadi pembelajaran buat kita semua, kemudian yang meninggal semoga tenang , dan keluarganya diberi kesabaran, amin.
Advertisements

7 Comments

  1. ortunya malah bangga, dilingkunganku pada gitu, kalo aku ngomongin ortunya masalah anaknya malah aku yg dikatain irilah, resehlah dll. ya sudah aku diam aja sekarang, kemarin udh ada yg mati aku ga taziah ah males inget omongan ortunya. mungkin pikir ortunya anak mati gampang tinggal bikin lagi, stok gadis dan janda masih banyak hahaha

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin