Ojek Tembak Mati PNS Gara-gara Motor Kesenggol

ojek tembak mati PNS
ojek tembak mati PNS

Gile gan, Indonesia dah kayak negara koboy aja, Ojek Tembak Mati PNS Gara-gara Motor Kesenggol. Nampaknya tukang ojek ini gak terima karena motornya kesenggol mobil si PNS. Menurut keterangan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Budi Pitono, Selasa (23/5/2017) ngutip dari kompas, insiden penembakan ini terjadi sekira pukul 18.40 WIB di depan kampus pascasarjana Universitas Bandar Lampung Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Gedung Meneng Baru, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.

Masih menurut sumber ini korban yang PNS ini bernama Rismizar (45), meninggal dunia ketika dilarikan ke rumah sakit terdekat pasca-penembakan itu. Hingga kini pihak Kepolisian masih terus melakukan penyidikan dengan meminta keterangan saksi yakni Bripda Muhammad Roofi Alam Purnama (20), Aditya Rahman Salam (26) dan seorang wanita berinisial FM yang merupakan penumpang ojek.

Kronologi kejadian yang dihimpun polisi hingga saat ini adalah bahwa insiden bermula saat korban dan pelaku berkendara searah dan berhenti tepat di depan kampus Pascasarjana UBL. Pelaku menggunakan motor, sementara korban mengemudikan pikap Grand Max warna Putih BE 9196 CP berada di depan motor pelaku. Mendadak terjadi keributan antara korban dengan pelaku. Bripda M Roofi yang melintas berusaha melerai, saat melihat pelaku membawa senjata api, polisi ini mundur dan menjauh, lalu kemudian duorrrr, terdengar suara letusan. Pelaku nembak korban dan langsung pergi sambil mengancam orang yang melintas di sekitar lokasi dengan senjata api.

Korban meninggal dalam perjalanan karena mengelami luka tembak di hidung dan mata kiri. Motor milik pelaku diamankan oleh Piket Strong Poin Polsek Kedaton. Kemudian Polisi juga memeriksa seorang wanita yang menjadi penumpang ojek bersenjata api itu.

Ngeri gan, ojek aja punya pistol/

4 thoughts on “Ojek Tembak Mati PNS Gara-gara Motor Kesenggol

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: