Fortuner Ugal-ugalan

Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, ternyata gonjang-ganjing terkait Fortuner Ugal-ugalan di puncak masih belum berakhir. Jadi Polres Bogor Bilang Plat Nomor Palsu Tapi Humas Polri Bilang Fasilitas, Piye To? Kok bisa kontroversi begini alias kontradiksi padahal masih dalam satu tubuh polri.

Fortuner Ugal-ugalan ; Polres Bogor Bilang Plat Nomor Palsu Tapi Humas Polri Bilang Fasilitas
Fortuner Ugal-ugalan ; Polres Bogor Bilang Plat Nomor Palsu Tapi Humas Polri Bilang Fasilitas

Yup mas bro, sekedar flash back. Bahwa polisi memberhentikan sebuahmobil Fortuner yang ugal ugalan di Puncak yang menggunakan pelat petugas kepolisian. Hal ini telah ditulis dalam beberapa artikel lalu sebagai berikut :

Mobil Dinas Polisi Dipake Ugal-ugalan Pelajar di Puncak, Akhirnya Distop Polisi

Fortuner Ugal-ugalan di Puncak Ternyata Plat Palsu, Bukan Milik Petugas, Cuman Ditilang Doang!

Vidio Fortuner ugal-ugalan Distop Polisi

Nah mas bro, sebagaimana diberitakan ramai oleh media mainstrim seperti detik, tribun dan sebagainya bahwa plat nomor inipalsu. Hal tersebut menurut penuturan Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Muhammad Fadli Amri di Bogor, Senin 3 Juni 2019, bahwa dari pengakuan si bocah ini, ternyata dia membuat pelat nomor palsu di pinggir jalan.

Nah hal ini kontras dengan artikel yang diturunkan Liputan6 pada 03 Jun 2019, 14:15 WIB kemarin. Pada laman tersebut dituliskan bahwa Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan bahwa mobil berotator dan berpelat nomor dinas Polri ini adalah bukan mobil dinas kepolisian. Tapi mas bro, pak Dedi ini mengakui bahwa pengemudi itu mempunyai fasilitas dokumen kepolisian.

Jadi mas bro, Bocah ini menurut pak Dedi kelihatannya mendapat fasilitas pelat dan STNK dinas Polri. Makanya pihaknya bakal melakukan pengecekan ke bagian logistik atau yang mengeluarkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bagi mobil tersebut.

Jadi masih menurut pak Dedi ini plat yang digunakan oleh seorang pelajar berinisial KK itu semacam pelat bantuan seperti yang diberikan kepada para menteri. Jadi kabarnya polisi terus bakal mendalami, darimana plat dan STNK itu ia dapatkan.

Nah, kira-kira gimana mas bro, kok bisa berseberangan begini ya, mana yang benar?